Lemhanas RI Tanamkan Nilai-nilai  Kebangsaan di Sulbar

Mamuju, Nasional, Sulbar21 Dilihat

2enam.com, Mamuju : Lembaga Ketahanan Nasional ( Lemhanas ) Republik Indonesia mengelar pemantapan nilai-nilai kebangsaan di Mamuju, Sulawesi barat, Selasa (18/06). Dengan menghadirkan 100 peserta dari berbagai kalangan yaitu birokrat, tokoh masyarakat, tokoh agama, akademisi, organisasi profesi, pengusaha, politis, TNI dan Polri. Kegiatan berlansung dari tanggal 18-25 juni 2019.

Deputi Pemantapan Nilai-nilai Kebangsaan Lemhanas RI, Mayjen TNI (Mar) Guntur Irianto Cipto Lelono setelah  membuka acara mengatakan pemantapan nilai nilai kebangsaan  karena saat ini terjadi penurunan rasa dan semangat kebangsaan elemen bangsa dan apabila dibiarkan dapat mengancam persatuan dan kesatuan bangsa serta terpecahnya NKRI.

“ kenapa akhir akhir ini bahkan beberapa bulan yang lalu wawasan kebangsaan mengalami penurunan, seperti pelaksanaan tes CPNS saja banyak peserta yang tidak lolos diakibatkan nilai wawasan kebangsaan yang rendah. Dari situ bisa dilihat bahwa wawasan kebangsaan masih sangat rendah atau kurang dipahami oleh masyarakat,” kata, Mayjen TNI (Mar) Guntu Irianto Cipto Lelono. Selasa, 18 Juni 2019.

Dia mengatakan pemantapan nilai nilai kebangsaan dengan memberikan materi kepada para peserta yang bersumber dari empat konsensus dasar bangsa, yaitu Pancasila, UUD 1945, Binneka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republic Indonesia ( NKRI ).

“ juga akan memberikan materi tentang paradigma Nasional yaitu wawasan nusantara, ketahanan Nasional, kewaspadaan Nasional, dan kepemimpinan nasional,”katamya.

Menurut, Guntur Irianto Cipto, dengan pelaksanaan pemantapan nilai nilai kebangsaan diharapkan dapat membangun rasa dan semangat kebangsaan para peserta dan menjadikan manusia yang berkarakter kebangsaan yang kuat.

Sementara, kepala Balitbanda Prov. Sulawesi barat, DR. Jamil Baranbangi sangat mengapresiasi Lemhanas RI yang melaksanakan pemantapan nilai nilai kebangsaan  di Mamuju Sulawesi barat.

“ harapan kita, Lemhanas RI bukan hanya melaksanakan pemantapan nilai nilai kebangsaan tapi juga bisa melaksakan TOT dan evaluasinya. Jadi bukan cuman ini tapi semua rangkaianya dilaksanakan di sulbar. Kalau perlu pemerintah sulbar yang memfasilitasi jika memang Lemhanas masih terbatas masalah anggaran,”tutup Jami Baranbangi yang juga merupakan alumni Lemhanas. (***)

Komentar