oleh

Yakkum Sulbar Bagikan Alat Bantu Bagi Penyandang Disabilitas dan Lansia

2enam.com, Mamuju : YAKKUM Emergency Unit membagikan alat bantu bagi penyandang disabilitas di Mamuju, Selasa 30/3/2021

Wakil Bupati Mamuju, Ado Mas’ud mengapresiasi apa yang sudah dilakukan Yakkum tentang semangat inklusi.

Olehnya, pembangunan ke depan bakal lebih ramah terhadap penyandang disabilitas. Saat ini, kata Ado, sudah ada beberapa fasilitas umum yang memiliki sarana dan prasarana penunjang disabilitas.

“Kantor DPRD Mamuju sudah ada fasilitas yang mudah diakses. Yang tidak bisa itu di anjungan pantai Manakarra dan beberapa bangunan lagi,” ungkapnya

Selain itu, Pemkab Mamuju juga bakal memikirkan bagaimana ketersediaan lapangan pekerjaan bagi penyandang disabilitas.

“Kita akui bahwa teman lansia dan difabel masih terkadang tidak diberikan ruang yang sama untuk mendapatkan lapangan pekerjaan,’ ungkapnya.

Koordinator lapangan Yakkum Sulbar, Otto Nodiatyanto mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari emergency respon sejak Januari lalu.

Menurutnya, salah satu hal ayng menjadi fokus Yakkum ialah mendampingi kelompok lansia dan disablitias yang kadang dalam proses pembangunan kadang terabaikan.

“Dengan semangat inklusi yang maknanya tidak sekalipun untuk ditinggalkan, semua komponen harus dilibatkan dalam hal perencanaan pembangunan nanti,” kata Otto, siang tadi.

Hal itulah, kata dia, sangat penting dilakukan. Smpai pada hari ini proses diskusi bersama Pemkab Mamuju menyambut baik semangat inklusi.

“Proses edukasi di masyarakat juga harus dilakukan. Tentang apa sih itu inklusi, ragam disabilitas, apa problem yang sedang dihadapi,” ucapnya.

Kegiatan inilah yang kata Otto, Yakkum selalu hadir di daerah yang terkena bencana. Semangat inklusi semangat yang harus dikembangkan.

“Alat bantu yang sampai saat ini diberikan sebanyak 75 kepada penerima manfaat. Itu beragam, kaki palsu, kursi roda dan stik mitra dan tripot. Banyak ragamnya,” ujarnya.

Ketua Gerakan Mandiri (Gema) Difabel Mamuju, Shafar Malolo mengatakan, alat bantu ayng diserahkan sebanyak 75 unit. Meski ada beberapa kendala dalam pengiriman seperti kursi roda sehingga belum tiba sampai sekarang.

“Alhamduillah kami ada penyerahan alat bantu meski sifatnya hanya simbolis. Alat bantu itu sudah diserahkan cuman ada beberpa yang terkendala pengiriman seperti kursi roda,” kata Shafar.

Shafar berharap, kedepan Pemkab Mamuju lebih memerhatikan kaum difabel dan lansia. Kalu pun ada bantuan usahakan bantuan yang sesuai dengan kebutuhan difabel.

“Saya juga berharap dengan hadirnya wakil bupati tadi, bisa membuat tahap rekon dan rehab yang mau dibangun ulang itu dibangun lebih ramah difabel dan Mamuju lebih baik lagi dan lebih inklusi,” tutupnya.

m4r10

Komentar