oleh

Webinar Literasi Media FMPM Sulbar kerjasama Prodi Perbankan Syariah IAI Polman Hadirkan Pembicara KPI Pusat

2enam.con, Polman : Sukses menggelar Webinar Nasional beberapa waktu lalu, Forum Masyarakat Peduli Media (FMPM) Sulawesi Barat bekerjasama Program Studi (Prodi) Perbankan Syariah Institut Agama Islam DDI POLMAN kembali melaksanakan webinar literasi media secara virtual yang dijadwalkan berlangsung Sabtu (25/07/2020) siang besok.

Webinar kerjasama FMPM Sulbar-Prodi Perbankan Syariah IAI DDI Polman yang mengambil tema “Literasi Media dan Daya Dukung Lembaga Penyiaran Lokal”, rencananya menghadirkan narasumber Komisioner KPI Pusat, Aswar Hasan.

Selain Aswar Hasan, webinar yang akan dimulai pada pukul 13.30 Wita dengan menggunakan platform Zoom itu juga akan menghadirkan dua narasumber dari lembaga penyiaran, masing-masing Direktur Fajar TV Makassar Muhammad Yusuf AR dan Kepala Studio LPPL Radio Mammis FM Majene Anugrawaty M Sila. Juga menghadirkan Ketua PD Pemuda Muhammadiyah Polman Alauddin.

Kegiatan ini akan dimoderatori Pegiat Literasi Sulawesi Barat Agung Hidayat Mansur, dengan pemantik diskusi yang akan dibawakan Komisioner KPID Sulbar Periode 2015-2018 Firdaus Abdullah yang sekaligus ketua FMPM Sulawesi Barat.

“Di era massifnya informasi, terutama di medsos tidak dapat dibendung, sehingga dibutuhkan kerja-kerja literasi media agar supaya masyarakat dapat cerdas bermedia serta lebih selektif dalam memilih isi konten penyiaran dengan sehat,” jelas Firdaus Abdullah, Jumat (24/07/2020).

Menurutnya, peran lembaga penyiaran terasa sangat penting dalam rangka mendorong gerakan literasi media secara lebih luas

“Harapannya kerja-kerja literasi media dapat didukung dengan baik lembaga penyiaran lokal,” imbuhnya.

Webinar kali ini diharapkannya sebagai bagian nyata dorongan untuk makin memassifkan gerakan literasi ke tengah masyarakat.

“Tentu saja, pelaksana webinar seri kedua ini oleh FMPM Sulbar adalah bagian dari upaya terus menggaungkan gerakan literasi media untuk melahirkan masyarakat yang melek media. Sejauh ini, dari catatan panitia atas pendaftaran peserta, ada dari Aceh, Jawa, Kalimantan, Nusa Tenggara, dan berbagai wilayah lainnya di Indonesia. Ini menunjukkan antusiasme yang terbilang tinggi untuk mengikuti kegiatan literasi seperti ini,” tandasnya.

(FA)

Komentar