oleh

Wakil Ketua DPRD Mamuju, Sebut BRT Proyek Gagal

2enam.com, Mamuju – Bus Rapit Transit (BRT) dinilai Wakil Ketua DPRD Mamuju, Sugianto sebagai suatu kegagalan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju.

Diketahui bahwa BRT yang tersebar di beberapa lokasi dalam Kota Mamuju hanya beroperasional pada saat uji coba saja pada Maret 2017 silam. Setelah itu, fungsi dari BRT tersebut sudah tidak pernah kelihatan fungsinya lagi.

Anggota DPRD Mamuju dari Fraksi Partai Golkar tersebut mengatakan jika, BRT adalah kegagalan sebab tidak difungsikan dan hanyalah hiasan kota.

“Ini kegagalan menurut saya. Halte mulai berkarat, tapi mobilnya belum jalan juga. Itu bukti tidak ada koordinasi yang baik. Bantuan dari Kementrian Perhubungan tersebut hanyalah hiasan,” kata Sugianto ketika dihubungi via seluler, Selasa (03/04/18).

Lebih lanjut ia menuturkan, tidak beroperasinya BRT tersebut mesti jadi dasar Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) melakukan audit.

“BRT dan halte kan tidak difungsikan, jadi mestinya diaudit, kenapa bisa terjadi demikian, malah cenderung digunakan untuk rombongan sebagai kendaraan rombongan rekreasi dan pengantin,” tutupnya. (74b*)

Komentar