oleh

Tukang Cukur di Mamuju Merana Di Tengah Corona

-Mamuju-3 views

2enam.com, Mamuju : Akibat pandemi Virus Corona yang semakin meluas ke seluruh dunia termasuk wilayah Indonesia membuat sejumlah dampak negatif.

Salah satu dampak negatif dari virus Corona (Covid-19) tersebut terlihat di salah satu tukang pangkas rambut yang berada di sekitar pasar baru Mamuju kini terlihat sepi dari para pengunjung.

Tukang pangkas rambut Syamsul Rahman yang sudah menggeluti profesi ini selama 25 tahun baru kali ini merasakan dampak yang sangat membuat para pengunjung menurun.

Menurutnya virus yang ada sebelum Covid-19 ini tidak membuat penurunan yang seperti terjadi saat ini.

“Kalau tidak kerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga,ini terasa sejak Corona masuk di wilayah Sulbar sekitar sebulan,”katanya, Senin (20/4/2020).

Syamsul Rahman juga sempat menutup pangkas rambut miliknya namun karena kebutuhan keluarga yang harus tetap terpenuhi akhirnya kembali buka.

“Sempat saya tutup tapi kebutuhan keluarga dibuka kembali,apalagi ada anak saya yang sementara kuliah di Makassar yang harus di biayai,”ungkapnya

Rahman sekarang saat pandemi Virus Corona hanya mencapai delapan orang perhari padahal sebelum virus Corona para pengunjung tidak pernah sepi apalagi langganan yang sejak dulu mengapa puluhan.

“Dulu sebelum Virus Corona biasa tidak ada berhenti dari buka sampai malam karena apalagi langganan yang dari dulu karena saya sudah 25 tahun menggeluti tukang cukur,”tandasnya.

Syamsul Rahman yang hanya mengandalkan profesi jadi tukang cukur kini merana akibat Corona berharap Virus Corona ini segera mati dan profesi nya bisa berhala dengan normal.

(MRz).

Komentar