oleh

Tradisi Mandi Air Kembang di Lanud Sam Ratulangi

2enam.com, Manado : Tradisi Mandi Air Kembang dilakukan oleh 18 anggota Lanud Sam Ratulangi yang mendapatkan kenaikan satu tingkat lebih tinggi dari pangkat sebelumnya di halaman Markas Komando ‘Tentara Langit’ Lanud Sam Ratulangi, Manado, Jumat, (01/10/2021).

Kenaikan pangkat bagi personel TNI AU merupakan kepercayaan pimpinan atas penilaiannya terhadap berbagai kriteria, prestasi dan persyaratan tertentu yang sudah diraih oleh yang bersangkutan.

Komandan Lanud Sam Ratulangi Marsma TNI Mohamad Satriyo Utomo, S.H., diwakili oleh Kepala Dinas Logistik Kolonel Kal Moch. Choirudin memimpin upacara kenaikan pangkat. Selanjutnya, membacakan sambutan tertulis Danlanud Sam Ratulangi dihadapan seluruh anggota Lanud Sam Ratulangi.

“Kita sadari bersama, bahwa kenaikan pangkat dalam kehidupan organisasi TNI merupakan bentuk penghargaan dari negara dan pimpinan TNI yang diberikan secara bertahap dan berjenjang sesuai dengan ketentuan dinas,” kata Kadislog mengutip sambutan Danlanud Sam Ratulangi.

“Hal ini hendaknya disadari oleh setiap personel yang bertugas di Lanud Sam Ratulangi, apapun pangkat dan jabatannya. Sehingga setiap personel yang berhasil mendapat kenaikan pangkat diharapkan mampu membuktikannya dalam pelaksanaan tugas-tugas di satuan kerjanya secara lebih profesional,” pesannya.

TNI Angkatan Udara, khususnya Lanud Sam Ratulangi berharap, agar kepercayaan dan penghargaan kepangkatan yang telah berhasil di raih para personel, benar-benar dapat dipertanggungjawabkan dan dibuktikan di dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Karena kenaikan pangkat ini tentunya akan menuntut pula sikap dan tanggung jawab yang lebih tinggi.

Upacara Kenaikan Pangkat personel Lanud Sam Ratulangi diakhiri dengan acara Siraman Air Kembang bagi anggota yang naik pangkat, diikuti dengan jamuan makan bersama. Selanjutnya, personel yang naik pangkat diarahkan untuk mengambil Petikan Keputusan Kasau dan Surat Perintah Pelaksanaan di Dinas Personel Lanud Sam Ratulangi Manado.*

Penerangan Lanud Sam Ratulangi Manado

Komentar