oleh

TPF AMSI Temui Orang Tua Demas Laira

2enam.com, Mamuju Tengah : Tim Pencari Fakta (TPF) kematian Demas Laira, Minggu (23/8/2020) sambangi kediaman almarhum di Desa Bambadaru, Kecamatan Tobada, Kabupaten Mamuju Tengah.

Kedatangan TPF yang dipimpin Anhar ini, disambut orang tua dan keluarga. Saat itu, pihak keluarga baru selesai prosesi pemakaman jenazah Demas Laira.

TPF AMSI Temui Orang Tua Demas Laira

Dalam kesempatan itu, Anhar menyampaikan turut berbelasungkawa atas meninggalnya jurnalis Sulawesion tersebut. Menurut Anhar, TPF yang dibentuk Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) itu, sebagai kepedulian AMSI selaku media yang menaungi Sulawesion.com.

“Demas adalah jurnalis, sehingga kami tergerak untuk turut mengungkap kematian Demas Laira. Kami menyampaikan salam dari Ketua AMSI Pusat dan AMSI se Indonesia. Kami merasa kehilangan atas kepergian almarhum,” kata Anhar di hadapan orang tua almarhum.

TPF juga memberikan santunan dari AMSI Pusat dan santunan dari berbagai pihak yang turut simpati dengan kematian Demas Laira.

Sementara itu, Ayah Demas, Bongga (60) dan ibunya Rambang (57), berterima kasih atas kehadiran rekan dari almarhum. Menurutnya, keluarga sangat kehilangan almarhum, apalagi, almarhum merupakan sosok pendiam di mata keluarga.

Keluarga juga mendukung apa yang dilakukan TPF untuk mengungkap kematian dari anak mereka Demas Laira.
“Mudah-mudahan dapat segera terungkap siapa pembunuh anak kami Demas. Kami atas nama keluarga besar almarhum, mengucapkan terima kasih atas kedatangan dari AMSI,” ujar Bongga.

Selain AMSI, Pemimpin Redaksi Sulawesion.com, Supardi Bado, turut bersama-sama dengan tim di rumah duka. Menurut Supardi, meski Demas baru bergabung, tapi Sulawesion terpanggil datang menemui keluarga.

“Kami jauh-jauh dari Sulawesi Utara, ikut berbelasungkawa atas nama perusahaan pers. Demas bergabung dengan kami 1 Agusutus 2020, Almahum aktif mengirimkan berita ke redaksi. Tulisannya bagus,” kata Supardi.

Dia menambahkan, sejak bergabung, Demas mengirimkan sekitar 8 berita ke redaksi. Supardi berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap siapa pembunuh jurnalisnya tersebut.

Diketahui, Demas Laira (28) Jurnalis media siber Sulawesion.com ditemukan tewas bersimbah darah di jalur Trans Mamju Palu Desa Tasokko, Kecamatan Karossa, Kamis (20/8/2020) dini hari. Dia ditemukan oleh seorang sopir yang saat itu melintas.

Tugas TPF Jurnalis Demas Laira, Tugas utama tim ini melakukan pencarian fakta secara langsung dan akan terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian setempat. Lalu mengumpulkan dan memverifikasi informasi sebanyak mungkin, serta akan terus mencermati perkembangan penanganan kasus kematian Demas Laira.

TPF dipimpin oleh Anhar, Ketua AMSI Wilayah Sulawesi Barat bersama Agust Hari Ketua AMSI Sulawesi Utara, Erwin Bahar Ketua AMSI Sulawesi Selatan serta Supardi Bado Pemimpin Redaksi Sulawesion.com. Tim ini dibackup anggota AMSI Sulawesi Barat dan juga organisasi dan individu lain yang mau bergabung, disupervisi Upi Asmaradhana.

Selain pengumpulan fakta di lapangan, TPF juga membuka posko aduan bagi masyarakat yang memiliki informasi terkait korban. Posko ini untuk menampung informasi-informasi. Posko terletak di Kantor AMSI Wilayah Sulbar, Jalan Soekarno-Hatta (cafe Almira) depan SMA 2 Mamuju, Sulbar. Atau dapat melalui whatsapp di no 085379453003 (Ketua AMSI Sulbar).

(*)

Hormat Kami
Ketua Umum

Wens Manggut

Sekretaris Jenderal

Wahyu Dhyatmika

Narahubung
Upi Asmaradhana
+62 811-460-791
Anhar
+6285379453003
Nurudin Lazuardi
+62 812-8002-990
Supardi Bado
085240535881

Komentar