oleh

Tes Psikologi Berkala, Polres Majene Dapat Pujian dari Tim Karena hasil rekap data E-Mental Duduki Peringkat Pertama

2enam.com, Majene : Hari ini seluruh personil Polres Majene kembali mengikuti kegiatan rutin berkala tes Psikologi yang diselenggarakan oleh Tim Psikologi Polda Sulbar yang dipimpin langsung oleh Iptu Dedy Afrijal S, S.Psi., M.Psi., Psikolog. (PS. Paur Subbagpsipol Bagpsi Ro SDM Polda Sulbar) didampingi Bamin Bagpsi Ro SDM Polda Sulbar Brigpol Mirwan, S.Psi, Rabu (24/2/21) di SMA 1 Majene.

Mengingat kondisi pandemi belum kunjung usai, kegiatan ini tentu tetap menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya bersama memutus penyebaran Covid-19.

Iptu Dedy Afrijal S, S.Psi., M.Psi., Psikolog sendiri dalam kesempatannya, selain menjelaskan tentang cara pengisian soal tertulis Army Alpha pihaknya juga memuji dan memberikan sanjungan kepada pihak Polres Majene karena data rekapan nilai E-Mental tahun 2020 pada aplikasi menduduki peringkat pertama.

Masih kata Iptu Dedy Afrijal berbeda dengan pengisian soal tes psikologi sebelumnya yang waktunya agak panjang karena banyaknya soal yang harus diisi secara manual, kali ini 4 tahapan tes hanya satu yang dikerjakan secara manual (tulis tangan) sementara tiga tes lainnya diisi secara online.

Ketiga ujian online tersebut adalah PM-ADV, Papikostik dan Woodworth’s, waktu pengisiannya berakhir hingga 18.00 Wita dan melewati waktu tersebut dinyatakan peserta tidak mengikuti ujian, tegasnya.

Bersamaan dengan itu, pihaknya juga mengingatkan kartu senpi yang berlaku selama setahun saat ini hanya berlaku 6 bulan saja sehingga personil yang memegang senpi wajib mengikuti tes psiko rutin untuk memperbaharui kartu kelayakannya dalam menggunakan senpi, tandas.

Selanjutnya para personil nampak serius dan antusias mengikuti tes yang diberikan serta mendengarkan dengan saksama soal yang dibacakan panitia untuk mengisi jawaban yang tepat pada soal.

Sementara itu, Kapolres Majene AKBP Irawan Banuaji yang memantau langsung kegiatan menyebutkan tes psikologi sangat penting untuk dilakukan sebagai barometer mengetahui kondisi mental dan kepribadian personil utamanya dalam mengontrol emosi saat melaksanakan tugas dilapangan khususnya yang penyalahgunaan senjata api yang dipinjam pakaikan kepada personil.

Tes psikologi ini sifatnya wajib bagi anggota pemegang senpi, di samping penilaian dari atasan yang bersangkutan. Dalam tes ini anggota dites dari segi kecerdasan dan kepribadiannya (pengendalian diri dan kestabilan emosi), tutur Kapolres.

Humas Polres Majene

Komentar