oleh

Stasiun Karantina Pertanian Sulbar Deteksi Penyakit Sapi

2enam.com, Mamuju : Stasiun Karantina Sulbar melakukan pemantauan penyakit pada hewan ternak terutama sapi.

Kepala Stasiun Karantina Sulbar Agus Karyono, pihaknya melakukan pengambilan sampel dari darah sapi di Polman untuk tahun ini. Tujuannya mendetelksi atau menemukan penyakit hewan ternak.

“Sebab sangat berbahaya jika sapi terkena penyakit. Sapi bunting dapat gugur sehingga produktivitasnya jadi rendah, kalau anaknya mati otomatis pertambahan populasi tidak akan terjadi,” kata Agus, Rabu 1 September 2021

Menurutnya, penyakit pada sapi memang ditemukan di hampir semua kabupaten di Sulbar. Angkanya di sekitaran kisaran 30-40 persen. Patokannya, kalau angka prevelensi dua persen.

“Ini tugas kita bersama dinas peternakan, karantina dan semua pihak. Seluruh kabupaten terdapat bakteri ini. Tidak mematikan tapi dapat menurunkan produktivitas.

“Secara signifikan angkanya menurun. Penyakit itu dari dulu ada. Kita saat lakukan monitoring. Itu akan berkelanjutan sampai nanti Sulbar bebas penyakit,” paparnya

M4R10.

Komentar