oleh

SMK N 1 Rangas Dibobol Maling

-Mamuju-6 views

2enam.com, Mamuju ,:  SMK Negeri 1 Rangas kembali kecurian, ruang kesiswaan dibobol maling dini hari tadi, tanggal 9 Maret 2020.

Kejadian tersebut adalah kedua kalinya setelah sebelumnya hari Sabtu, tanggal 6 Maret 2020 ruang laboratorium pertanian juga dibobol.

Menurut Nadamar, Wakasek kesiswaan yang ruangannya dibobol, diperkirakan kejadian sekira dini hari. Hal tersebut diketahui setelah seorang guru masuk kantor pagi-pagi dan melihat ruangan Kesiswaan sudah di bobol. Sedangkan menurut kepala sekolah pada jam 10 lewat orang masih ada di sekolah, sehingga kejadian diperkirakan dini hari.

Adapun barang yang hilang, diketahui dari Nadamar adalah laptop Lenovo 14″, jam tangan 4 siswa, uang kesiswaan 115.000, dan dua buah mic wireless.

“Dilaptop banyak data-data kesiswaan,” kata Nadamar. Senin, 9 Maret 2020.

Sementara itu, Mahmud S.Pd., M.Pd kepala SMK Negeri 1 Rangas membenarkan jadian tersebut dan ia telah berpesan sejak kejadian pertama untuk dibenahi kamera pemantau (CCTV), namun kejadian pencurian kembali terjadi.

“Sebelumnya laboratorium pertanian yang kecurian. Yang hilang kamera Cannon, mic wireless, speaker dan tabungan siswa sebesar 500 ribu,” jelas Mahmud.

Bahkan pada pencurian pertama kali, pelaku meninggalkan pesan tulisan “Stabil Cuk”.

Untuk itu Mahmud akan melakukan evaluasi besar atas kejadian yang beruntun ini. “Pertama kami akui sekolah cukup luas, satu petuhas jaga tidak cukup. Kami berusaha mengusulkan pengamanan tambahan. Tentu kami akan meningkatkan fasilitas cctv terutama laboratorium, dan tahun ini juga kita anggarkan penambahan CCTV,” jelasnya.

Sambung Kepala SMK Negeri 1 Rangas ini, untuk sementara aktivitas sore hari semua dihentikan, agar bisa membedakan tamu dan yang bukan tamu. Kecuali ada pendampingan guru. Jelasnya.

Atas kejadian tersebut pihak sekolah juga telah melapor kepada pihak kepolisian.

Bripka Eman Sulaiman, Bhabinkamtibmas Kelurahan Rangas yang ditemui saat meninjau lokasi kejadian berharap pihak sekolah meningkatkan kewaspadaan dengan memaksimalkan CCTV yang ada. Karena dijei CCTV yang ada tidak menyimpan rekaman.

“Kami sarankan agar CCTV dimaksimalkan dan ditempatkan strategis. Tentu kewaspadaan bukan hanya pihak sekolah tapi juga masyarakat secara umum, agar keamanan lingkungan senantiasa terjaga dengan baik,” kata Bripka Eman Sulaiman.

(Anhar)

Komentar