oleh

Simulasi Penanganan Korban Kecelakaan Lalulintas Basarnas Mamuju

2enam.com, Mamuju – Kecelakaan lalulintas menjadi salah satu pembunuh terbesar di Indonesia. Oleh karenanya itu, tepat pada peringatan hari ulang tahun Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) ke 48 tahun, Basarnas Mamuju gelar simulasi penanganan kecelakaan lalulintas.

Simulasi tersebut dipertunjukkan oleh satu tim pertolongan yang berjumlah tujuh orang dihadapan Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar, serta tamu undangan yang menghadiri acara peringatan HUT Basarnas di Sinyonyoi, kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju Sulbar, Jumat 28 Februari 2020.

Menurut pantauan wartawan, korban dari kecelakaan lalulintas itu diperankan oleh dua orang anggota Basarnas Mamuju. Terlihat, salah satu korban terjepit pada bagian ban depan mobil, sedangkan satu korban lainnya terkurung didalam mobil tersebut.

Sesampainya di tempat kejadian, tim pertolongan Basarnas Mamuju langsung mengambil tindakan dengan menyiapkan peralatan yang digunakan dalam proses pertolongan itu.

Alat tersebut diantaranya, holmatro hidraulik sistem yang terdiri dari combi cutter, rescue ram, chainset, air bag dan alat pemotong besi beton serta pembuka jendela kaca mobil.

Diwawancarai usai simulasi, Kepala Basarnas Mamuju, Djunaidi mengatakan, pihaknya melakukan simulasi penanganan korban kecelakaan lalulintas bagaikan kecelakaan sungguhan.

“Simulasi ini kami lakukan layaknya peristiwa sungguhan, dengan menggunakan seluruh peralatan,”kata Djunaidi.

Ia mengaku, anggota tim penanganan korban kecelakaan lalulintas yang pihaknya miliki, sudah terlatih dan tidak diragukan lagi kemampuannya dalam penanganan itu sendiri.

“Professional, sinergitas, serta militan. Itulah yang kami harapkan dari para anggota,”ujarnya.

Terlihat, Ali Baal Masdar, saat menyaksikan simulasi tersebut sangat kagum dengan kelincahan serta profesionalitas yang dimiliki tim penanganan korban kecelakaan lalulintas.

“Saya melihat, mereka sangat lincah dan juga profesional dalam menangani korban kecelakaan lalulintas,”ungkap Ali Baal Masdar.

Ali Baal Masdar berharap, profesionalitas yang dimiliki tim tersebut dapat ditingkatkan serta diimplementasikan ketika peristiwa tersebut terjadi.

“Semoga kehadiran Basarnas di Sulbar dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat,”tutur Ali Baal Masdar.

(Eka)

 

Komentar