oleh

Seorang Ayah Tega Gagahi Anaknya Hingga Hamil 7 Bulan

2enam.com, Mateng – Seorang ayah dengan bejat melampiaskan hawa nafsunya terhadap anak sendiri, sehingga sang anak mengandung janin yang telah berusia tujuh (7) bulan di Dusun Batu Papan, Desa Salule’bo, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah.

Hal tersebut sesuai dengan release laporan yang di kirim oleh Kasat Reskrim Polres “Metro” Mamuju, AKP Jamaluddin melalui Whatsaap Massengger, Selasa (06/03/18). Bahwa Pada Tanggal 4 Maret 2018 sekitar pukul 10.00 wita telah menerimah laporan polisi dengan nomor LP/18/III/2018/Sek Topoyo, dengan pelapor atas nama Sappe (56) warga Dusun Batu Papan, Desa Salule’bo, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, yang tak lain adalah kakek korban.

Dijelaskannya, bahwa kejadian bermula Sekitar bulan Agustus 2017 lalu. Dimana, korban Mawar (nama samaran) (17) bersama dengan tersangka pergi ke kota Palu Sulawesi Tengah dengan tujuan untuk mengambil uang hasil kebun. Selama tinggal di kota Palu, korban dan tersangka menginap disalah satu penginapan selama Enam hari lamanya.

Menurutnya kakek korban, selama tinggal di kota Palu, tersangka terus melakukan aksi bejatnya dengan cara mengancam korban sebelum menyetubuhinya.

“Pelaku mengancam akan membunuh korban apabila tidak mau melakukan persetubuhan, sehingga korban merasa takut dan tidak berdaya,” tuturnya.

Setelah Enam kali menyetubuhi putrinya, tersangka dan korban kembali pulang ke kediamannya di Desa Salulebbo’ Kecamatan Topoyo Mamuju Tengah.

Namun, sekitar bulan Agustus tahun 2017, Tersangka berangkat ke Papua dengan dalih ingin mencari pekerjaan sebagai tukang gergaji mesin (senso).

Kemudian pada hari Jumat (02/03/18) keluarga korban mencurigai korban bahwa ia sedang dalam keadaan Hamil. Dari kecurigaan tersebut sehingga keluarga korban mencoba menanyakan keadaan Mawar (Nama samaran)

Dari hasil pemeriksaan medis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Mamuju Tengah, terdapat luka robek pada alat vital korban. Bahkan, korban saat ini dinyatakan sedang hamil 7 bulan dan diprediksi mengandung bayi laki-laki sesuai hasil USG.

AKP Jamaluddin juga menambahkan, bahwa sampai saat ini pelaku belum diketahui pasti keberadaannya, bahkan korban belum bisa mengingat nama dan alamat penginapan tempat dirinya disetubuhi. Sementara ibu kandung korban sudah Empat tahun mengalami gangguan jiwa. (74b*)

Komentar