oleh

Sekda Mamuju Memastikan Ujian SKB Transparan dan Professional

-Mamuju, Sulbar-16 views

2enam.com, Mamuju : Pelaksanaan ujian Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Pelamar CPNS instansi Pemerintah Daerah Kabupaten Mamuju yang dilaksanakan pada Minggu, (09/12/2018) berpusat di UPT BKN Mamuju, Jalan Martadinata, Simboro, Mamuju, Sulawesi Barat

Sekretaris Daerah Kabupaten Mamuju H. Suaib menyempatkan meninjau langsung pelaksanaan ujian Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) memastikan pelaksanaan Ujian dari awal hingga saat ini, tetap mengutamakan transparansi dan professional tanpa adanya campur tangan Pemerintah maupun pihak lain, ini murni adalah hasil persaingan yang sehat yang dilakukan para peserta dan panitia yang mampu bekerja dengan maksimal sehingga pelaksanaan tetap melalui tahapan yang sudah ditetapkan, Ujarnya

SementaraSekretaris Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kab. Mamuju Ridho Achmadi menjelaskan pada pelaksanaan hari ada 3 sesi (+) dimulai pukul 08.00 -09.30 (sesi I), 10.00 – 11.30 (sesi II) dan 12.00 – 13.30 untuk (sesi III) murni berasal dari kota Mamuju sedangkan (sesi 4) itu sudah bercampur dengan Mamuju Utara, mengenai pengumuman kelulusan itu akan di tabulasi data 60 – 40 dengan SKD dengan skor SKD kemudian Menpan atau BKN yang nantinya akan menetapkan hasil dan menyampaikan langsung ke Pemerintah Daerah untuk di umumkan hasilnya sedangkan masalah pengumuman kami juga ikut kebijakan yang ada di pusat,

“Apapun yang terjadi hari ini, tentu belum ada keputusan, belum bisa di tetapkan karena nanti penetapan itu kewenangan pusat dari sanalah nanti keputusan itu ditetapkan dan dikirim ke Kabupaten baru diumumkan karena hasil ini akan di tabulasi dengan data SKD” Pungkasnya

Ditempat berbeda, Kepala UPT BKN Mamuju Jaiz mengaku hingga saaat ini tidak ada kendala mengenai fasilitas dan sarana yang ada di UPT BKN malah saat ini kuota yang ditampung sudah mencapai 100 lebih dibandi sebelumnya yang hanya 50 orang saja dan untuk saat ini UPT sangat siap dengan pelaksaan ujian ini, Katanya.

Untuk diketahui, Sesi pertama ada 2 orang peserta yang tidak ikut, menurut informasi dari panitia satu orang tersebut tanpa keterangan dan satu peserta meninggal dunia, yang seharusnya ikut di sesi 1 sebanyak 170 menjadi 168 org peserta .(HMS. LSDH*)

Komentar