oleh

Rekannya Dipukul,PMII Cab Mamuju Gelar Aksi Solidaritas

-Mamuju-7 views

2enam.com, Mamuju : Puluhan massa aksi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia(PMII)cabang Mamuju melakukan aksi solidaritas yang mengutuk tindakan kekerasan oknum kepolisian terhadap mahasiswa saat melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor gubernur senin kemarin 17 Agustus.

Sebelumnya diketahui pada Hari Senin kemarin tanggal 17 Agustus 2020 Aliansi pemerhati pendidikan (AMPERA) menggelar aksi di depan Kantor Gubernur Sulawesi Barat. Aksi tersebut diwarnai kericuhan aparat kepolisian dengan massa Aksi demonstrasi.

Koordinator Lapangan Ramadhan mengatakan,saat massa aksi ingin menyampaikan pendapatnya kawan kawan demonstran dihalau seakan akan tidak di izinkan untuk menyuarakan kebenaran.

Kebenaran bahwa di dalam pemerintahan provinsi Sulawesi Barat yang di pimpin oleh bapak Ali Baal Masdaryang di anggap saat ini mengalami kekacauan.

“Banyak dugaan penyelewengan anggaran atau korupsi dengan jumlah yang tidak sedikit.terutama dugaan penyalahgunaan dana pendidikan sebanyak 203 Milyar lebih,”kata Ramadhan,Selasa(18/7/2020).

Ia juga mempertanyakan mengapa pada saat massa aksi ingin menyampaikan keluh kesah dihalangi oleh pihak kepolisian.

“Kalau mereka menjalankan tugas kenapa ia sampai memukuli demonstran yang tidak bersalah yang hanya teriak sekencang-kencangnya agar sang penguasa tahu bahwa rakyatnya menjerit karena ulahnya,”ungkapnya.

Kedatangan para Mahasiswa mendapat sambutan hangat dari Kapolresta Mamuju Kombes Pol Minarto yang didampingi oleh Para Pejabat Utama Polresta Mamuju.

Saat dikonfirmasi usai pelaksanaan aksi demo, Kapolresta Mamuju menuturkan bahwa ia sangat mengapresiasi aksi damai yang dilakukan oleh para Mahasiswa sebagai bentuk demokrasi yang benar.

Selain itu ia akan Mengkomunikasi permasalahan ini dengan baik dan berpesan kepada seluruh jajarannya untuk melayani para pengunjuk rasa dengan humanis tanpa mengedepankan kekerasan. Sebab menurutnya kekerasan bukan solusi terbaik dan tidak akan menyelesaikan masalah.

“Terima kasih kepada adik-adik mahasiswa yang hari ini telah menyampaikan aspirasinya dengan sangat demokratis, kami berharap bahwa penyampaian aspirasi harus dilandasi dengan norma etika yang baik serta sesuai peraturan UU nomor 9 tahun 1998”, Tutur Kapolresta Mamuju.

(MRz).

Komentar