Pulau Bala-balakang Abrasi,Kepala BPBD Mamuju Angkat Bicara

Mamuju37 views

2enam.com, Mamuju : menanggapi keresehan masyarakat pulau Bala-Balakang,Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah kabupaten Mamuju,Muh Ali Rachman angkat bicara.

Di ketahui pulau bala-balakang yang merupakan bagian dari kabupaten Mamuju yang bersebelahan langsung dengan pulau Kalimantan sudah bertahun-tahun mengalami ancaman abrasi namun tak ada perhatian khusus dari pemerintah.

Menanggapi hal tersebut pihak BPBD Mamuju telah memantau pulau tersebut dan berada di sana sekitar empat hari tiga malam.

Kepala BPBD kabupaten Mamuju mengatakan bahwa keadaan di pulau Bala- Balakang sangat miris dimana setiap pergantian musim tidak pernah lepas dari Abrasi.

“Dari beberapa sampel pulau yang kita ambil memang miris karena setiap kali pergantian musim tidak ada cela tidak terdampak abrasi,”ungkap Rachman kepada wartawan,(18/2/2020).

pihaknya juga telah mengupayakan membuat dokumen dalam bentuk soft copy dan hard copy untuk di tanda tangani rekomendasi Bupati untuk membuat proposal dengan anggaran dapat di realisasikan.

“Inilah upaya kami membuat dokumen dalam bentuk soft copy dan hard copy untuk di tanda tangani bapak bupati untuk dapat di realisasikan melalui proposal yang diajukan,”ungkapnya

Selain itu BPBD Mamuju telah melakukan koordinasi dengan pihak pusat untuk di anggarkan melihat kondisi yang ada,dua kemungkinan melihat syarat keperluan masyarakat menjadi perencanaan yang baik.

“Kami telah melakukan koordinasi dengan pusat melalui salah satu anggota DPR RI dapil Sulbar untuk dianggarkan sehingga dapat di lakukan realisasi kebutuhan masyarakat yang ada di pulau Bala-balakang,”

Secara umum hampir semua pulau terdampak abrasi namun hanya ada beberapa pulau yang akan di utamakan yaitu pulau yang padat penduduk

“Pulau yang akan di utamakan karena tidak sekaligus di kerjakan seperti, pulau salissingan,ambo,popoongan,salissingan,sabakkatang seperti itu,”

Rencana penggaran di lakukan pada saat perubahan namun apabila tidak dapat dilakukan kemungkinan paling tidak tahun depan dapat di realisasikan rencana tersebut dengan baik.

(Mrz)

Komentar