oleh

PSMTI Mamuju Berbagi APD ke Sejumlah RS dan Puskesmas

-Mamuju-3 views

2enam.com, Mamuju : Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat menyerahkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) sebanyak 200 set kepada sejumlah rumah sakit dan puskesmas yang ada di ibu kota provinsi ke-33 itu.

Bantuan itu sebagai bentuk kepedulian mereka terhadap tenaga medis yang menjadi garda terdepan dalam mencegah penularan Corona Covid-19. Tidak dipungkiri sejumlah rumah sakit dan puskesmas di Mamuju memang kekurangan APD yang menjadi perlindungan utama tenaga medis dalam bekerja.

Ketua Harian PSMTI Mamuju Budi Oetomo mengatakan, penyerahan bantuan APD ini sudah tiga kali mereka lakukan. Jika sebelumnya yang mendapatkan bantuan hanya pihak rumah sakit saja, kali ini mereka juga memberikan kepada sejumlah puskesmas.

“Jumlahnya memang tidak besar, tapi kami akan terus mengusahakan selalu ada bantuan. Semoga apa yang kami bantukan ini bisa bermanfaat bagi rekan-rekan medis yang ada di Mamuju sebagai garda terdepan untuk mencegah penularan wabah Covid-19 ini,” kata Budi di Sky Cafe Mamuju, Rabu (15/04/2020).

Wakil Ketua PSMTI Mamuju Charlie Wijaya menambahkan, bantuan ini berasal dari donasi yang mereka kumpulkan dari anggota PSMTI sebagai bentuk kepedulian akan penanganan Corona Covid-19. Selain bantuan APD, mereka juga telah menyalurkan sejumlah peralatan medis lainnya, seperti masker dan sarung tangan.

“Kagiatan ini sudah berjalan dari tiga minggu yang lalu, dimana kami mulai dengan penyemprotan desinfektan kepada seluruh kelurahan yang ada di Mamuju. Kami juga menyerahkan peralatan medis lainnya, termasuk bilik desinfektan ke sejumlah rumah sakit,” ujar Charlie.

Charlie juga mengajak seluruh masyarakat agar tetap mengikuti himbauan pemerintah serta lebih meningkatkan rasa kepedulian kepada sesama di tengah wabah virus mematikan ini. Karena dalam situasi seperti ini, saling mendukung dan menguatkan sangatlah besar artinya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Bambu Mamuju Nuning Kurniati menyambut baik bantuan APD dari PSMTI ini, karena saat ini mereka sedang kekurangan APD. Bantuan APD dari pemerintah daerah jumlahnya terbatas, sementara mereka harus tiap hari bersentuhan langsung dengan pasien saat melakukan pemantauan.

“Saat ini memang sudah ada APD, tapi masih sedikit. Jadi penggunaannya kita berbagi, kita juga masih menunggu dari pemda, untuk tambahan bantuan hari ini sudah bisa digunakan teman-teman. Kita di puskesmas bisa dikatakan paling pertama kontak, jadi apapun kondisinya kami harus siap dengan APD,” kata Nuning.

Nuning juga berharap, akan lebih banyak lagi pihak yang memberikan bantuan APD dan peralatan medis kepada mereka. Karena itu akan sangat besar nilainya dalam melakukn penanganan dan pencegahan Corona Covid-19.

(74b)

Komentar