oleh

Prof Husain Siap Tatap Pilgub Sulbar

-Sulbar-4 views

2enam.com, Mamuju :  Rektor Universitas Negeri Makassar, Prof Husain Syam mengumumkan dirinya siap bertarung di pemilihan gubenur (Pilgub) Sulbar 2022. Dia mengaku siap pulang kampung, dan menanggalkan statusnya sebagai ASN dan rektor UNM.

Niatnya ingin mancalonkan diri sebagai Gubernur Sulbar dia paparkan di acara Ngopi Bareng dan Bincang Ringan di Cafe & Hotel Kita Jl Martadinata, Sabtu Malam, 19 September. “Ratusan komunitas sudah datang ke saya bertanya (kesiapan). Saya menjawab kalau tidak ada orang baik yang kalian dapat, biar saya,” katanya.

Pada kesempatan itu, dia mengaku siap meninggalkan zona nyamannya saat ini. Pilgub yang akan digelar 2022, artinya dia baru setengah jalan di periode keduanya menjabat rektor.

“Per hari ini, masih ada 16 tahun saya pensiun. Tapi dua tahun ke depan saya siap lepas ASN saya. Lebih baik berkorban dengan demi orang banyak. Saya siap lepas dari zona nyawan saya. Saat Pilgub, belum selesai periode saya sebagai rektor, saya siap lepas,” katanya.

Dia pun mengaku tak khawatir jika nantinya kalah di pertartungan setelah meninggalkan dunia akademisinya. “Kalau pun nanti kalah, tidak apa-apa, saya bisa jadi pengusaha atau meminpin partai politik,” katanya.

Kedatangan Husain di Mamuju ini adalah starting point langkah politiknya menatap Pilgub. Selanjutnya, dia akan melakukan roadshow di enam kabupaten.

“Mulai hari ini saya mau roadshow, saya mulai di Mamuju. Akan ke Mateng, Pasangkayu. Selanjutnya Polman, Mamasa dan Majene. Saya mulai tes lapangan. Survey dan akan ada hitung-hitungannya. Saya siap maju, menerima tantangan kalau diinginkan,” katanya.

Peserta diskusi pun tak ingin melewatkan kesempatan untuk menggali kapasitas dan kapabilitas Sang Profesor. Salah satunya, Dian kartini yang ingin mengetahui prospek Husain kedepan untuk Sulbar.

Kata Dian, Sulbar masih jauh tertinggal dari segi infrastruktur dan suprastruktur. Sulbar masih tertinggi angka stunting seluruh Indonesia. Dia berharap hal ini menjadi perhatian Husain.

Peserta lainnya, seorang Alumnus UNM, Ardian yang saat ini sebagai ketua yayasan penggiat seni. Dia menggugah Husain soal pembangungan yang merata di enam kabupaten di Sulbar.

“Mampukah menggerakkan pembangunan di seluruh kabupaten secara menyeluruh. Kami sangat miris melihat infrastruktur kabupaten lain. Kenapa (saat ini) hanya Polman yang dibangun,” katanya.

Diapun meyakini jika komunitas alumni IKIP/UNM besepakat maka jalan Husain akan mulus. “Kalau alumnus IKIP/UNM bersepakat mendukung tanpa kemunafikan di antara kita. Saya yakin bisa,” jelasnya.

(4r)

Komentar