oleh

Polda Sulbar Gelar Operasi Zebra Marano 2021

2enam.com, Mamuju :  Guna memastikan kesiapan personil dan sarana pendukung lainnya dalam rangka pelaksanaan operasi Zebra Marano 2021, Polda Sulbar menggelar Apel gelar pasukan di Lapangan apel Mapolda Sulbar, Senin 15 November.

Operasi Zebra Marano 2021 rencananya akan berlangsung selama 14 hari. Terhitung mulai hari ini hingga 28 November, serentak berlangsung di seluruh Kabupaten di Wilayah Sulawesi Barat.

Pjs Kasubdit Gakkum Ditlantas Sulbar Polda Sulbar  I Made Sentana mengatakan, dalam operasi tersebut menyasar pengendara yang melanggar dan berpotensi menimbulkan kecelakaan bakal ditindaki.

“Karena masih pandemi jadi kita akan mensosialisasikan pandemi supaya patuh dan agar protokol kesehatan diterapkan,” kata I Made Sentana.

Menurutnya dalam operasi zebra kali ini tidak bakal ada pos yang bakal dibuat. Personel secara mobile ke keramaian-keramaian sambil mensosialisasikan Covid dan Vaksinasi.

Ia pun mengimbau agar para pengendara tertib lalu lintas dan tetap memerhatikan protokol kesehatan.

Untuk diketahui, apel gelar pasukan dipimpin langsung oleh Kapolda Sulbar Irjen Pol Eko Budi Sampurno dan di ikuti oleh para Forkopimda Prov Sulbar, Personil TNI, Dishub, Satpol PP, pemadam kebakaran dan Dinas Kesehatan.

Dalam amanatnya, operasi Zebra tahun ini berbeda, jika tahun sebelumnya operasi menargetkan 80 persen giat Preemtif dan 20 persen giat preventif, tahun ini diubah menjadi 100% tindakan simpatik humanis.

Sedangkan sasaran dari operasi ini meliputi segala bentuk potensi gangguan, ambang gangguan dan gangguan nyata yang berpotensi terjadinya pelanggaran, kemacetan dan kecelakaan lalu lintas serta segala bentuk kegiatan yang dilakukan untuk memutus penyebaran Covid-19.

Terkait dengan permasalahan pandemi Covid-19, ia meminta kepada personil dilapangan agar mengedepankan kegiatan edukatif, persuasif, simpatik dan humanis dalam menyampaikan Program-program Pemerintah yang berkaitan dengan upaya menekan angka Penularan Covid-19.

“Operasi tahun ini 100 persen dilakukan dengan tindakan simpatik humanis, tetap laksanakan tugas dengan baik dan tetap memberikan edukasi serta pemahaman kepada Masyarakat terkait penerapan Prokes”, ujarnya.

M4R10

Komentar