Pocong Gadungan Diamankan di Kalukku

Mamuju26 views

2enam.com, Mamuju – Kepolisian Sektor (Polsek) Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) mengamankan tersangka teror pocong berinisial N 42 tahun, warga Jawa Tengah yang berdomisili di Kalukku, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju Sulbar, Minggu 16 Februari 2020 kemarin, sekitar pukul 00:30 Wita.

N menakut-nakuti pengguna jalan yang melintas di sekitar kediamannya. Ia menggunakan kain berwarna putih menyerupai pocong kemudian berdiri dipinggir jalan. Karena keresahan warga, N babak belur dihajar.

Menurut keterangan salah seorang warga Kalukku , Nober, beberapa minggu terakhir N menjadi pocong gadungan dan menakuti warga yang melintas di pendakian jalan poros Mamuju-Mamasa, tepatnya di Lebbeng, Kelurahan Kalukku.

“Sudah beberapa minggu ini kami resah, bahkan ada warga yang terjatuh dan takut lewat di sini,”sebut Nober.

Dikonfirmasi via WhatsApp pribadinya, Kepala Unit (Kanit) Intelijen dan Keamanan (Intelkam) Kepolisian Sektor (Polsek) Kalukku, Aiptu Amiruddin membenarkan hal tersebut. Dia mengaku, pihaknya telah mengamankan pelaku pocong gadungan tersebut.

“Minggu kemarin sekitar pukul 00.30 WITA, berdasarkan laporan masyarakat kami telah mengamankan N,”ungkap Amiruddin, Selasa 18 Februari 2020.

Aiptu Amiruddin menjelaskan, pelaku berasal dari Jawa Tengah dan tinggal di wilayah Kalukku selama delapan bulan terakhir. Dia juga menjelaskan, bahwa pelaku mengaku dirinya melakukan aksi tersebut untuk memperdalam ilmu hitamnya.

“Jadi, pelaku mengaku ingin memperdalam ilmu hitam dengan menyamar menjadi pocong menggunakan kain kafan,”kata Amiruddin.

Sementara itu, N membenarkan jika dirinya berasal dari Jawa Tengah. Dia juga mengaku bahwa aksinya tersebut dilakukan untuk memperdalam ilmu hitam.

“Saya menggunakan kain duplikat karena yang asli tidak bisa dibawa. Saya baru delapan bulan dari Jawa Tengah asli,”ucap N.

Akibat perbuatannya, N diamankan pihak kepolisian dan mendapat teguran berupa surat perjanjian untuk tidak mengulangi perbuatan yang sudah meresahkan masyarakat itu.

(Eka)

Komentar