oleh

Perspektif Mamuju: Sutina Suhardi , 01 Mamuju Pilkada 2020

-Mamuju, Politik-51 views

2enam.com, Mamuju  : Direktur Perspektif Mamuju, Yuslifar Yunus menegaskah bahwa Siti Sutina Suhardi didesain untuk maju sebagai calon bupati (01) pada perhelatan Pilkada Mamuju 2020 di Ibukota Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) .

Hal itu ditegaskan saat melaunching Perspektif Mamuju di Warkop Teras Jl. Pababari Mamuju, Minggu (18/08/19).

Perspektif Mamuju merupakan sebuah wadah dari teman dan relawan Sutina yang melakukan pendampingan dengan menciptakan dan menawarkan gagasan untuk bagaimana membangun Bumi Manakarra kedepan.

“Untuk menjawab pertanyaan yang berseliweran diluar, melalui kesempatan ini kami tegaskan, bahwa ibu Sutina akan maju sebagai 01, memang kami desain untuk menjadi 01. Jadi kita sudah mengunci, menjadi 02 (wakil bupati) itu sudah tidak ada dibenak kami,” tegas Yuslifar.

Karena menurut Yuslifar, dengan melihat hasil survei yang ada, elektabilitas Sutina terus meningkat, sehingga opsi untuk menjadi 02 itu bukanlah suatu yang akan dipilih. Bahkan Yuslifar mengatakan, pihaknya sudah melakukan komunikasi politik ke sejumlah tokoh.

“Kami juga melakukan komunikasi ke berapa tokoh yang selama ini cukup mempunyai peran penting untuk urusan politik dan semua setuju (Sutina sebagai 01),” kata Yuslifar.

Yuslifar juga meyakini, dengan launcingnya Perspektif Mamuju ini elektabilitas atau trend dari Sutina akan semakin meningkat. Apa lagi dalam melakukan pendampingan ini, Perspektif Mamuju menggandeng Logos Politika yang dikomandoi oleh Maenunis Amin.

Ditempat yang sama Direktur Logos Politika tersebut mengatakan, dalam Pilkada Mamuju 2020 nanti, menjadi 02 bukanlah opsi bagi Sutina.

“Sebenarnya data awal yang dimiliki oleh ibu Tina, menurut saya tidak ada pilihan bagi ibu Tina menjadi 02, bukan pada porsinya menjadi 02,” kata Maenunis.

Maenunis menjelaskan, terdapat sejumlah alasan mengapa opsi menjadi 02 tidaklah relevan bagi Sutina, selain survei elektabilitas yang semakin meningkat, juga ada efek dari Ketua DPD Partai Demokrat Sulbar, Suhardi Duka yang merupakan ayak kandung dari Sutina dan mantan Bupati Mamuju selama dua periode.

“Di Pilkada Mamuju 2015 itu, survei terakhir yang dibuat oleh JSI. SDK effect itu sampai 40 persen pada persentase perolehan dari Habsi-Irwan,” jelas Maenunis.

“Kemudian di komposisi survei 2019, per Januari dan Februari, ditingkat persebaran NasDem di posisi tertinggi tapi strong voters Demokrat itu yang lebih tinggi,” sambungnya.

Lanjut Maenunis, dengan melihat SDK effect dan hasil survei saat ini yang mana hanya dalam beberapa bulan elektabilitas Sutina terus meningkat mendekati sang petahana, sehingga ia kembali menegaskan opsi 02 bagi Sutina tidaklah relevan.

“Elektabilitas Sutina ini terus meningkat, dimana saat awal diturunkan dua bulan yang lalu berada di posisi keempat, saat ini sudah naik ketiga besar mendekati Habsi Wahid dan Irwan Pababari. Jadi Sutina harus maju sebagai 01,” tutup Maenunis.

(74b*)

Komentar