oleh

Personil Gabungan Kawal Aksi Demonstrasi

2enam.com, Mamuju : Personil gabungan dari Polresta Mamuju, Sabhara Polda Sulbar dan Brimobda Polda Sulbar, kawal aksi demonstrasi Aliansi Gerakan Pemuda Sulbar. Rabu, (22/9/2021).

Sambut HUT Sulbar ke 17, Aliansi Gerakan Pemuda Sulbar yang terdiri dari beberapa OKP melakukan aksi demonstrasi di depan kantor DPRD Provinsi Sulawesi barat. Aksi demonstrasi itupun mendapat pengawalan ketat dari pihak keamanan Polresta Mamuju.

Dibawah pimpinan langsung Kapolresta Mamuju Kombes Pol. Iskandar,S.H., S.I.K aksi demonstrasi tersebut berjalan dengan aman.

“Kita lakukan pengawalan kepada adik-adik kita yang hari ini melakukan aksi demo di depan kantor DPRD Sulbar, ” Kata Kapolresta.

“Kita juga menghimbau kepada seluruh massa aksi untuk tetap patuh pada protokol kesehatan, ” Lanjut Kapolresta.

Meskipun sempat terjadi aksi dorong antara massa aksi yang memaksa masuk halaman kantor DPRD Sulbar dengan pihak aparat dan Satpol. PP namun kejadian tersebut dapat di redam sehingga tidak terjadi aksi anarkis.

“Iya, tadi situasi sempat memanas tapi, karena kita sebagai aparat tidak terpancing dan berbicara baik-baik dan adik-adik massa aksi juga paham dengan kita, makanya situasi itu bisa terkendali. Intinya kita bisa saling memahami lah, ” Ungkap kombes pol. Iskandar.S.H.,S.I.K

Setelah malakukan orasi didepan kantor sementara DPRD Sulbar, pukul 11.42.wita massa aksi diterima oleh Wakil Ketua I DPRD Sulbar, H. Usman Suhuriah, Wakil Ketua II, Abdul Halim, serta Anggota DPRD Prov. Sulbar, Hatta Kainang, SH., dan Perwakilan dari pemprov Sulbar yakni Sekda Prov. Sulbar, Muhammad Idris, depan pintu kantor DPRD provinsi Sulawesi barat.

Adapun 10 poin tuntutan massa aksi adalah, Mendesak DPR dan Pemprov untuk kembali menganggarkan BPJS PBI, Tuntaskan polemik RSUD Sulbar, Meminta transparansi anggaran penanganan covid-19, Mendesak penjelasan efektivitas pendaidikan secara virtual, Mendesak pelaksanaan pelajaran tatap muka secara masif, Mendesak pemprov mengeluarkan rekomendasi ke Kemenpora untuk menjamin Kristina menjadi paskibraka pada tahun depan dan menjamin masa depannya, Tuntaskan kasus korupsi DAK pendidikan Sulbar, Mendesak pemrov untuk menyelesaikan utang piutang, Meminta kepada Pemprov untuk menghentikan program yang tidak mempunyai anggaran, Mendesak pemprov untuk segera menuntaskan permasalahan perbaikan pelabuhan feri.

Beberapa OKP yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Pemuda Sulbar yaitu, GMNI, IPMA MATRA, IPMAPUS SULBAR, HMI cabang Mamuju, MPA CAKRAWALA dan HIPMAKAR.

Humas Polres Mamuju

Komentar