oleh

Perekonomian Sulbar Menempati Posisi Ke Lima Dan Enam Untuk Kawasan Sulampua

-Sulbar-3 views

2enam.com, Mamuju : Perekonomian Sulawesi Barat pada triwulan II-2020 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai 11,32 triliun rupiah, sedangkan atas dasar harga konstan 2010 mencapai 7,92 triliun rupiah.

Ekonomi Sulawesi Barat triwulan II-2020 jika dibandingkan dengan triwulan yang sama tahun 2019 (y-on-y) mengalami kontraksi sebesar 0,78 persen. Menurut lapangan usaha,pertumbuhan tertinggi adalah sebesar 5,30 persen pada lapangan usaha Informasi dan Komunikasi. Adapun dari sisi pengeluaran, kontraksi terendah terjadi pada komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga sebesar 0,74.

M.La’bi Plt.Kepala Bps Provinsi Sulawesi Barat mengatakan,Ekonomi Sulawesi Barat triwulan II-2020 secara q-to-q mengalami kontraksi sebesar 1,27 persen. Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh lapangan usaha Informasi dan Komunikasi sebesar 5,38 persen. Dari sisi pengeluaran pertumbuhan tertinggi dicapai oleh komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah sebesar 50,96 persen.

“Secara kumulatif (triwulan I-II) 2020 jika dibandingkan dengan kondisi yang sama tahun 2019 (c-to-c), ekonomi Sulawesi Barat tumbuh hingga 2,00 persen. Pertumbuhan tertinggi dari sisi lapangan usaha adalah Informasi dan Komunikasi sebesar 7,01 persen. Sedangkan dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi terjadi pada komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga sebesar 1,60 persen,”tandas M.La’bi.

Pada skala regional di Kawasan Sulawesi Maluku Papua, pertumbuhan ekonomi wilayah yang tertinggi pada triwulan II-2020 (q-to-q) terjadi di Papua sebesar 3,45 persen. Secara y-on-y, pertumbuhan ekonomi tertinggi pada triwulan II-2020 terjadi di Papua sebesar 4,52 persen. Sehingga secara q-to-q dan y-on-y, Sulawesi Barat menempati masing-masing posisi ke lima dan enam untuk kawasan Sulampua. Dan secara kumulatif hingga triwulan II (semester I) 2020, pertumbuhan tertinggi terjadi di Papua yang sebesar 3,00 persen.

(MRz)

Komentar