oleh

Peralihan Jabatan Dilakukan Sebagai Bentuk Penyegaran Instansi OPD Pemprov Sulbar

2enam.com, Mamuju : Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat kembali membenahi struktur kelembagaan Lingkup Provinsi Sulbar.Sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dirotasi.

Gubernur Sulawesi Barat, Andi Ali Baal Masdar, mengatakan,rotasi jabatan tersebut telah melalui uji kompetensi berdasarkan kemampuan ASN di lingkup Pemprov Sulbar.

“Pelantikan ini adalah sifatnya rotasi antar pimpinan dan pengisian jabatan kosong. melalui rangkaian proses Uji kompetensi,” kata Andi Ali Baal Masdar saat memberikan sambutan, Senin(27/7/2020).

Dirinya berharap dengan posisi baru tersebut, dapat lebih di memaksimalkan lagi pekerjaannya sebagai pejabat negara, dengan melakukan percepatan capaian atas reaslisasi dan target yang ditetapkan.

“Pelantikan hari ini mengingatkan kembali pentingnya peningkatan kapasitas Aparatur, di OPD masing-masing. Penting juga menjadi perhatian agar menempatkan diri sebagai pimpinan yang diteladani di organisasi,” ucapnya.

Selain itu, pejabat baru dituntut untuk terus untuk dapat mengasah semangat, dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara.

“Sehingga melahirkan dampak signifikan sebagai sektor aplikasi pelaksaanaan yang telah dicanangkan pemerintah,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, apalagi dengan adanya Refocusing, ia berharap ke semua pihak berperan aktif untuk memaksimalkan penanganan covid.

“Memutus mata rantai Covid-19. Setiap kegiatan menerapkan protokol kesehatan, terus perhatikan penataan keuangan, kita sudah berturut-turut mendapat WTP,” tandasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa setelah pelantikan tersebut, masih akan ada rotasi yang dilaksanakan oleh Pemprov Sulbar.

“Besok (Selasa, 28 Juli, red) kita akan ada eselon lagi akan dilantik, ada masuk ada keluar, ada enam orang,” ungkapnya.

Sementara Sekertaris Daerah Provinsi Sulbar Muhammad Idris mengatakan pelantikan pejabat dilingkup Pemprov Sulbar, sebagai upaya penyegaran di beberapa instansi OPD.

“Ini penyegaran, mereka-mereka yang sudah berada dalam posisi , kita ingin membuat mereka lebih fres pada jabatan baru, hal itu berdasarkan tantangan dan karakteristik jabatan dan pejabatnya,” kata Muhammad Idris.

Ia berharap, bagaimana kinerja OPD bisa lebih berkinerja dari sebelumnya, karena kinerja OPD saat ini dan kedepan sangat berbeda.

“Kita minta, para kepala OPD itu dalam situasi pandemi itu sudah harus membangun cara berfikir yang tidak normal juga, yang biasa disebut situasi krisis,” ucapnya.

Untuk diketahui, adapun Nama-nama Pejabat Eselon II yang dilantik berdasarkan posisi barunya sebagai berikut, Junda Maulana, (Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat).

Arifuddin, (Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat).

Darmawati, (Staf ahli bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia).

Kemudian Mohammad Ali Chandra, (Staf ahli bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik). Fakhruddin, (Staf ahli bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan). Djamila, (Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Daerah Provinsi Sulawesi Barat).

Dan selanjutnya, Maddareski Salatin, (Kepala Dinas Perhubungan Daerah Provinsi Sulawesi Barat). Hamzah S, (Kepala Dinas Kehutanan Daerah Provinsi Sulawesi Barat).

Muhammad Rahmat, (Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Daerah Provinsi Sulawesi Barat).

Bahtiar HS, (Kepala Dinas Tenaga Kerja Daerah Provinsi Sulawesi Barat). Ibrahim, (Kepala Dinas Transmigrasi Daerah Provinsi Sulawesi Barat).

Khaeruddin Anas,(Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Sulawesi Barat).

Herdin Ismail, (Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah Provinsi Sulawesi Barat).

Bujaeramy Hassan, (Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat).

Masriadi Nadi Atjo,(Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan).

(MRz)

Komentar