oleh

Pencuri Kotak Amal Masjid Akhirnya Diringkus Polisi

2enam.com, Mamuju : Satreskrim Polresta Mamuju berhasil meringkus saah seorang pelaku yang kerap melakukan pencurian kotak amal masjid di Mamuju.

Tersangka adalah Fajriansyah, seorang mahasiswa yang tinggal di Malunda, Kabupaten Majene. Ia ditangkap pada Sabtu 09 Oktober sekitar pukul 02.10 WIB oleh Unit Resmob Sat Reskrim Polresta Mamuju.

Kasat Reskrim Polresta Mamuju, AKP Pandu Arief Setiawan menyebutkan, pelaku kerap melakukan aksinya di beberapa masjid di Mamuju.

“Pelaku ingin menafkahi keluarganya dan sebagian dipakai untuk foya-foya. Modusnya, pelaku mencongkel pintu masuk mesjid dengan linggis dan obeng lalu merusak gembok celengan masjid,” ujarnya.

Kejadian tersebut bermula ketika Sabtu 9 Oktober 2021 sekitar pukul 01.40 wita, ada laporan dari penjaga masjid Nurul Muttahida, SARIF bahwa telah diamankannya pelaku di Jl Yos Sudarso tepatnya di Masjid Nurul Muttahida yang melakukan tindak pidana pencurian celengan masjid dengan cara mencungkil celengan mesjid.

Awalnya pelaku mengengeli masjid setelah itu pelaku ingin masuk ke sebelah kiri, setelah itu pelaku pergi ke sebelah kanan pintu masjid dan saksi melihat pelaku mencungkil pintu mesjid setelah itu pelaku masuk ke dalam mesjid dan ingin mencukil celengan besi.

Akan tetapi celengan tersebut tidak bisa di buka dan pelaku lari ke celengan kaca mesjid. Setelah ingin membuka, pelaku melihat saksi yang sedang berjaga di mesjid dan saksi mengejar pelaku dan berhasil mengamankan pelaku di tempat wudhu mesjid.

“Barang bukti yang diamankan 1 tas ransel, 1 buah linggis, 1 buah obeng, mukenah, 1 unit sepeda motor merk jupiter z, 1 unit handphone REALME dan Uang tunai sejumlah Rp 1.059.000,” ungkapnya.

Menurutnya, pelaku telah melakukan aksinya di beberapa mesjid yang diakui yaitu, nurul muttahida 3 kali, AL-QUBA 1 kali, nurul al muhajidin 2 kali, masjid nurul huda tasiu 1 kali, masjid tapalang 1 kali, mesjid jami’ nurrahman 1 kali, masjid nurul hijrah 1 kali dan masjid darussalam 1 kali

m4r10

Komentar