oleh

Pemkab Mamuju WFH Selama Sepekan

2enam.com, Mamuju :  Pemkab Mamuju kembali mengeluarkan kebijakan Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah.

Hal itu dilakukan mengingat situasi pandemi di Mamuju semakin memprihatinkan. Beberapa hari terakhir terjadi lonjakan kasus Covid-19 yang signifikan.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Bupati Mamuju Nomor 009/13/VII/2021 Tentang Penyesuaian Pelaksanaan Sistem Kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Upaya Pencegahan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Mamuju.

Sehubungan dengan hal tersebut, bahwa ASN melaksanakan tugas pokok dan fungsi serta pelayanan kepada masyarakat di rumah terhitung sejak tanggal 22 hingga 30 Juli.

“Pelayanan publik secara online dan membuka media komunikasi online sebagai wadah komunikasi maupun pengaduan,” kata Sutinah, dalam surat edarannya.

Bagi perangkat daerah yang melaksanakan pelayanan langsung, kata Sutinah, agar melakukan pengaturan waktu kerja pegawai dengan cara shift-shiftan.

“Selama pelaksanaan tugas kedinasan di rumah agar tidak melaksanakan perjalanan luar daerah,” tegasnya.

Sutinah mengatakan, pemetaan sebaran Covid-19 di Mamuju sangat tinggi. Untuk mengendalikan dan mencegah penyebaran Covid-19, ASN dilingkup Pemkab Mamuju akan kembali melakukan work from home (WFH) dengan tidak mengabaikan jalannya pemerintahan dan pelayanan publik.

“Setelah melakukan perjalanan, mereka wajib memperlihatkan hasil test swab RT-PCR negatif yang diambil dalam kurun waktu 2×24 jam atau hasil rapid antigen dalam kurun waktu 1×24 jam,” ujar Sutinah.

Bagi ASN yang melanggar akan dikenakan hukuman disiplin berdasarkan peraturan yang berlaku. Ia tidak akan segan terhadap ASN yang terbukti melanggar edaran WFH ini, apa lagi ini untuk kepentingan bersama.

M4R10

Komentar