oleh

Paslon Bupati Majene dan Wakil Bupati Majene Komitmen Pilkada Damai

2enam.com, Majene : Pasangan calon nomor urut satu dan dua  Pemilihan Kepala Daerah (pilkada) serentak Kabupaten Majene bersama stakehoder menandatangani pakta integritas terkait pelaksanaan Pilkada Damai  di ruang pola Kantor Bupati Majene,Kamis, 5 November 2020.

KPU Majene, Bawaslu Majene bersama para kontestan Pilkada membacakan pakta integritas untuk menjaga pilkada damai serta kepatuhan atas protokol kesehatan yang berkualitas dan bermartabat.

Hadir mewakili Gubernur Sulbar Kepala Biro Tata Pemerintahan, Pjs. Bupati Majene, Ketua DPRD Majene, Kapolres Majene, Mewakili Dandim, Mewakili Kajari Majene, Pj. Sekda Majene, Kadis Kesbangpol Sulbar, Tim Desk Pilkada Provinsi Sulbar, Ketua Bawaslu Provinsi Sulbar, Ketua KPU Majene, Bawaslu Majene, Tim Desk Pilkada Majene serta Paslon 1 dan 2.

Tim Desk Pilkada Serentak Majene / Kepala Kesbangpol Majene Rustam Rauf mengatakan Pemerintah daerah telah membentuk desk Pilkada Majene dan melaksanakan berbagai kegiatan. Seperti kunjungan ke diskominfo, PLN Majene untuk meminta jaminan terkait kondisi kelistrikan saat Pilkada berlangsung. Juga berkunjung ke Disdukcapil terkait dengan data kependudukan, serta melaksanakan Rakorda Pilkada Serentak di LPMP Oktober lalu. Ia juga menginformasikan pada 10 November mendatang secara resmi membuka posko desk pilkada yang aktif selama 24 jam.

Rustam juga mengatakan dari empat Kabupaten di Sulbar yang mengikuti Pilkada Serentak, Kabupaten Majene masih tetap kondusif, tertib dan terkendali. Berkat koordinasi yang tidak putus dengan pihak keamanan yaitu TNI Polri. ” kita harap pengamanan Pilkada dapat berjalan dengan baik sehingga Majene tetap terbaik dan terdepan untuk kondisi keamanan di Sulbar” harap Rustam.

Pjs. Bupati Majene H.M Natsir menyebutkan secara teknis Pemerintah daerah bersama stakeholder terkait Insya Allah sudah siap melaksanakan Pilkada serentak 9 Desember 2020. Juga di dukung regulasi melalui perbup terkait Pilkada Serentak sesuai dengan penanganan Covid 19 dan menegakan Displin Protokol Kesehatan. Untuk dukungan anggaran, Pemda Majene juga talah mengalokasikan Rp 33 M. 270 juta untuk pelaksanaan Pilkada baik itu untuk keamanan, penyelenggara teknis KPU dan Bawaslu Majene.

Ia juga malaporkan telah melaksanakan kegiatan apel ikrar netralitas ASN pada 23 oktober kemarin, yang di ikuti seluruh OPD, Camat, Lurah, dan para Kades yang juga disaksikan Bawaslu dan KPU. Natsir mengatakan ASN tidak main main dan tidak ikut ikutan dalam persoalan politik. Untuk itu ia berharap kepada Bawaslu Majene untuk betul betul melakukan pengawasan kepada ASN. ” jika ada yang berani melanggar, saya ingin segera mendapat laporan “. Ia menginginkan kepala daerah yang kelak akan memimpin Majene akan bebas dari hal tersebut. Tidak ada tugas tambahan dan fokus untuk menyusun kebijakan, yang akan membawa kabupaten Majene setara dengan Kabupaten lainnya, dengan mewujudkan kesejahteraan masyarakat, bukan untuk balas dendam dan bekerja diluar dari koridor.

Kepala Biro Tata Pemerintahan Provinsi Sulbar Saleh yang mewakili Gubenur Sulbar membuka kegiatan tersebut mengakatakan Pilkada serentak tahun 2020 merupakan pilkada pertama ditengah pandemi covid 19. ia mengingatkaan untuk tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan semua pihak untuk aktif mendisipilnkan masyarakat.

Sementara itu juga dilaksanakan pemberian bantuan masker dari Pemprov Sulbar kepada pemerintah Kabupaten Majene

Anugrah

Komentar