oleh

Pagar Nusa Polman Komitmen Menjaga NKRI

-Mamuju, Sulbar-10 views

2enam com, Polewali- Pimpinan Cabang Pagar Nusa Polman masa Khidmat 2017-2022 Resmi Dikukuhkan. Pengukuhan dilakukan oleh ketua Tanfiziah NU Polman M. ARSYAD sebagai yang diberi Mandat oleh Pimpinan Pusat Pagar Nusa. Pengurus berlangsung di Masjid Pancasila Unasman, Minggu Malam 21 Mei.

Dalam kegiatan yang bertema Pagar Nusa Benteng Aswaja, Pembela Ulama dan Menjaga NKRI ini berlangsung hikmat. Kegiatan pengukuhan yang dirangkaikan dengan acara pengajian kebangsaan yang dibawakan oleh Ustadz Syaifuddin.

Tujuannya ialah agar para pengurus dan kader bisa memahami lebih jauh misi ke NUan dan komitmen kebangsaannya terhadap NKRI, serta upaya NU dalam menjaga lokalitas dan Islam Aswaja.

Sebab hari ini, semakin marak gerakan radikalisme islam, liberalisme pengetahuan dalam bentuk makar. Nah NU, Ansor, BANSER serta Pagar Nusa Adalah benteng NKRI dan Aswaja.

Dalam kesempatan yang sama, ketua NU memberikan sambutan bahwa sangat mengapresiasi inisiasi ketua Ansor Busyra untuk membentuk Pagar Nusa serta Semangat ketua Terpilih Suryananda untuk mengurus segala keperluan kepenguruArsy Arsyad berharap agar sinergitas antar Banom NU terus terjaga dalam mengembangkan amanah Islam Aswaja NU. Terkhusus untuk Pagar Nusa agar terus melakukan kaderisasi termasuk pembentukan UKM Pagar Nusa dikampus-kampus.

Sedangkan Ketua Umum Suryananda menyampaikan bahwa, Pagar Nusa adalah wadah pencak silat dengan tujuan menjaga NKRI, Benteng Aswaja dan pembela ulama.”Banyak belajar dari kaderisasi ansor dan berharap mendapat masukan dari para dewan senior dan sepuh NU,” ucap Suryananda.

Dia menambahkan bahwa, Pagar Nusa Polman di isi oleh para kelompok muda NU dari berbagai padepokan Silat di Polman yang insya Allah akan menjadi motor penggerak kaderisasi. “Kita akan membangus sinergitas dengan berbagai lembaga yang ingin menjaga keutuhan NKRI dan nilai-nilai pancasila,” ungkap Suryananda.

Dikesempatan itu pula, Mabincab PMII cabang polman menitip pesan bahwa pesantren jangan dimaknai hanya sekedar lembaga pendidikan formal, tetapi ngaji kampung dan padepokan silat itu adalah pesantren. Pagar Nusa mesti bisa menyapa dan mendamaikan lokalitas dengan misi ke NUan. Nampak Hadir pula ketua Ansor polman dan kader-kader PMII dan bem.

Komentar