oleh

Ngobrol Pintar Cara Orang Indonesia , Upaya Pencegahan Paham Terorisme

-Mamuju, Sulbar-22 views

2enam com , Mamuju : Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bekerja sama dengan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) menggelar sosialisasi pencegahan terorisme yang dikemas Ngobrol Pintar Cara Orang Indonesia (Ngopi Coi) , di Matos, Rabu 14 Oktober 2020

Sosialisasi tersebut dihadiri sejumlah pihak, diantaranya tokoh masyarakat, Polri dan TNI, lurah, mahasiswa dan jurnalis. Mengangkat tema “Ngopi Coi”.

Ketua FKPT Sulbar, Muhammad Imran Idris mengatakan, radikalisme dan terorisme harus dapat ditangkal bersama-sama untuk tetap saling mengingatkan dalam pencegahannya.

“Kita harus sama sama mengingatkan di lingkungan hidup kita agar Terorisme ini dapat di cegah,” ujar Muhammad Idris, Rabu 14 Oktober.

Ngobrol Pintar Cara Orang Indonesia , Upaya Pencegahan Paham Terorisme

Praktisi Media Nasional, Devie Rahmawati mengungkapkan, bahwa masyarakat pada umumnya harus dapat meminimalisir atau memerangi informasi yang belum jelas kebenarannya atau hoaks agar masyarakat dapat  terhindar dari radikalisme.

“Salah satunya di media sosial. Berita palsu, sengaja diedarkan untuk membentuk opini di masyarakat. Berita yang tidak sesuai dengan fakta tersebut, juga sering menjadi viral di media sosial. Ketika menjadi pembicaraan publik itulah, masyarakat yang tidak mempunyai referensi informasi yang kuat, akan mudah terpengaruh oleh berita hoax tersebut,” jelasnya.

Ironisnya, salah satu pihak yang sering menebarkan berita palsu adalah kelompok radikal. Mereka sengaja menyebarkan hoax, agar paham radikalisme yang dibungkus dengan sentiment agama itu bisa diterima masyarakat.

“Berita palsu ini sepertinya menjadi senjata ampuh bagi kelompok radikal, untuk menyebarkan paham yang mereka anut. Tidak sedikit isu-isu nasional yang mereka plintir, dan ditambahkan sentimen kebencian di dalamnya,” bebernya.

Olehnya, tidak jarang mereka juga menambahkan sentimen keagamaan. Akibatnya, tidak sedikit masyarakat yang terprovokasi, dan menjadi benci terhadap seseorang atau kelompok yang lainMisalnya, kasus dugaan penistaan agama yang saat ini ramai diperbincangkan publik, telah melebar kemana-mana. Kebencian tidak hanya ditujukan kepada seseorang, tapi juga melebar ke etnis tertentu.

M4R10

Komentar