oleh

NasDem Mamuju Serahkan APD Ke RSUD Mamuju

-Mamuju-3 views

2enam.com, Mamuju -Sebagai bentuk kepedulian sesama akibat pandemi covid-19, Ketua DPRD Mamuju dan sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Mamuju dari fraksi partai Nasional Demokrat (NasDem), membagikan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Mamuju.

Ketua DPRD Mamuju, Azwar Anshari Habsi, mengatakan pembagian APD ini sebagai bentuk kepedulian partai Nasdem terhadap pelayanan kesehatan di RSUD Mamuju. Sebab di ketahui APD yang dimiliki RSUD Mamuju masih sangat terbatas dalam menangani pasien virus corona.

“Ini sebagai bentuk kepedulian partai Nasdem di DPRD Mamuju, terhadap pelayanan kesehatan di RSUD mamuju, agar dalam maksimal dalam melakukan pelayanan kesehatan utamanya menangani pasien covid-19,”ujar Azwar Anshari Habsi,Jumat(10/4/2020).

Setelah menyerahkan APD secara simbolis, Ketua dan anggota DPRD dari partai Nasdem ini, meninjau langsung ruang transit isolasi bagi pasien corona. Di RSUD mamuju. Rehab yang dilakukan oleh pihak rumah sakit untuk ruangan transit pasien corona ini, sudah hampir rampung.

“Dalam giat ini, kami juga mengunjungi ruang transit isolasi bagi pasien yang memiliki ciri-ciri Corona, dan kini pembangunannya hampir rampung. Rehab ruangan yang dilakukan oleh pihak RSUD Mamuju, menunjukkan bahwa siap melakukan upaya penanganan penyakit Corona,”pungkas Azwar Anshari.

Pihaknya juga mengapresiasi pihak RSUD Mamuju yang telah menggeser Anggaran senilai Rp. 200 juta, untuk merehab 4 kamar untuk ruangan transit pasien penderita covid-19.

Sementara itu, kepala bagian tata usaha RSUD Mamuju, Hasriati Razak mengakui APD di RSUD Mamuju masih terbatas, dengan adanya bantuan dari anggota DPRD kabupaten Mamuju sangat membantu kinerja para tenaga medis di rumah sakit utamanya menyangkut dengan keselamatan mereka.

“Kami sangat mengapresiasi atas bantuan yang disalurkan oleh anggota DPRD Mamuju dari fraksi Nasdem. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami dan tenaga medis yang akan melakukan penanganan jika ada pasien terindikasi covid-19,”kata Hariati Razak.

Ia juga menambahkan bahwa pihak rumah sakit telah memesang APD namun karena faktor distribusi yang bermasalah sehingga APD tersebut belum sampai di RSUD Mamuju.

“Kami sebenarnya juga telah memesan APD, namun karena faktor distribusi yang terkendala sehingga APD yang kami pesan belum sampai ke rumah sakit. Kurangnya APD di RSUD Mamuju bukan karena faktor anggaran melainkan faktor distribusi yang agak sedikit terkendala,”tutupnya

.(MRz)

Komentar