oleh

Minimalisir Penularan Covid-19 dengan 12 Hal Baru Di TPS

2enam.com, Mamuju : Sempat merasa was-was karena Pilkada Mamuju 2020 tetap berlangsung di tengah pendemi Covid-19.

Belum lagi angka kasus positif di Mamuju masih terbilang tinggi dan protokol kesehatan belum efektif diterapkan.

Namun, KPU Mamuju menjawab rasa was-was itu dengan menerapkan 12 hal baru yang bakal diterapkan di Pilkada 2020, tepatnya di hari pemungutan suara pada 9 Desember, mendatang.

Sehingga, warga yang memiliki hak pilih tak perlu takut dan khawatir datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). KPU telah mengatur sedemikian rupa agar TPS tidak menjadi tempat penyebaran virus tersebut.

Sebab, hal baru yang bakal diterapkan secara disiplin itu berangkat dari situasi bahwa Pilkada masih dilangsungkan di tengah pandemi Covid-19 meski sudah diundur sekian bulan dari rencana awal di bulan September.

Kata Ketua KPU Mamuju, Hamdan dangkang, banyak hal yang disesuaikan agar Pilkada tetap berjalan. Paling penting, setiap tahapan dijalankan dengan mengikuti protokol kesehatan ayng telah ditetapkan pemerintah.

Penyelenggara, kata Hamdan, juga senentiasa menjaga imun agar tidak mudah terpapar Covid-19. Penyelenggara harus menjadi contoh bagaimana protokol kesehatan diterapkan betul.

Di hari pencoblosan, lanjut Hamdan, KPU telah merilis 12 hal baru yang bakal diberlakukan nantinya. 12 hal baru itu yang nanti bakal meminimalisir penularan Covid-19.

“Pemilih tidak usah khawatir dan takut datang ke TPS,’ kata Hamdan, kemarin.

KPU Mamuju juga telah menggelar simulasi pencoblosan suara dengan 12 hal baru tersebut. Simulasi dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat.

“Kami lakukan dengan protokol kesehatan yang sudah kami siapkan. Simulasi ini penting sebagai gambaran untuk semua pihak bagaimana pelaksanaan pemilihan kepala daerah dilakukan di tengah pandemi covid-19,” ujar Hamda.

Hamdan menjelaskan, 12 hal baru adalah pemilih yang datang di TPS wajib pakai masker, jaga jarak minimal satu meter saat berada di TPS, sebelum dan sesudah mencoblos diharuskan cuci tangan, pengecekan suhu tubuh akan dilakukan saat memasuki TPS.

berikunya, pemilih akan diberikan sarung tangan plastik untuk digunakan selama pencoblosan oleh petugas TPS, tinta akan ditetesi di jari, daftar pemilih dalam satu TPS maksimal 500 pemilih, KPPS dilengkapi APD

Kemudian, antrean pemilih bakal diatur sedemikian rupa, pemilih juga diminta untuk membawa masker, pulpen, dan identitas diri, TPS akan disemprot desinfektan secara berkala.

Selain itu, lanjut Hamdan, TPS akan menyediakan bilik khsuss bagi pemilih yang bersuhu tubuh di atas 37,3 derajat celsius dan tidak berkerumun dan hindari kontak fisik selama di TPS.

Hamdan menyebutkan, penerapan 12 hal baru tersebut bertujuan untuk meyakinkan masyarakat jika pemilih akan aman di TPS.

seluruh petugas KPPS dan petugas ketertiban akan dilaksanakan rapid test terlebih dahulu sebelum bekerja.

“Mario Mako di TPS. Masyarakat Mamuju harus merdeka dalam menentukan pilihan, tanpa intervensi, janji janji, apalagi yang namanya politik uang,” pungkas Hamdan

M4R10

Komentar