oleh

Menghadapi Musim Penghujan, Masyarakat Sulbar Diharapkan Siap Siaga

2enam.com, Mamuju, – Menghadapi musim penghujan, tanggap bencana Sulawesi Barat (Sulbar) melakukan koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan.

Pernyataan tersebut disampaikan Sekertaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulbar, Muh. Idris, saat dikonfirmasi via telepon selulernya, Selasa (7/1/2020).

“Kemarin kita sudah koordinasi dengan BNPB Nasional. Jadi, sekarang ini kita fokuskan pada bagaimana memahami hasil analisis dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BKMG),”ujarnya.

Sekda Provinsi Sulbar juga mengatakan, bahwa kerja sistemnya sudah jalan. Ia ingin pihaknya berkoordinasi terus dengan BMKG terkait peluang bencana di Sulbar.

“Jadi, kita ingin berkoordinasi terus dengan pihak BMKG, bagaimana peluang bencana di daerah kita ini. Itu dari segi analisisnya,”kata Muh. Idris.

Lanjut Muh. Idris mengungkapkan, untuk segi tindak lanjutnya, pihaknya sudah siap siagakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

“Jadi, kita siap siagakan BPBD untuk memahami analisis dari BMKG. Setelah itu, baru mereka (BPBD) mengadakan apel siaga untuk melakukan tanggap darurat itu,”pungkasnya.

Dalam apel siaga itu, Muh. Idris menjelaskan, bahwa semua institusi yang terlibat dalam kebencanaan mengikuti apel tersebut, termasuk Dinas Sosial.

“Jadi, BPBD, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, pihak Rumah Sakit, itu kita sudah jadwalkan untuk melakukan apel siaga bencana. Itu yang sekarang kita lakukan,”ungkap Muh. Idris.

Untuk antisipasinya sendiri, Muh. Idris mengatakan, bahwa pihaknya sudah mempersiapkan pihak keamanan.

“Jadi, petugas keamanan dari Lanal dan Korem, itu juga sudah kita siapkan untuk antisipasinya,”tuturnya .

Muh. Idris mengimbau, kepada seluruh masyarakat Sulbar untuk senantiasa melakukan kesiapsiagaan bencana.

“Jadi, misalnya barang-barang berharga itu harus disiapkan untuk diamankan mengantisipasi bencana. Itu yang harus dilakukan. Jadi, barang-barang berharga tersebut harus diperhatikan sehingga nanti kalau terjadi bencana bisa diselamatkan,”tutup Muh. Idris.

(Eka)

Komentar