oleh

Loka Monitor Serahkan ISR ke Nelayan di Mamuju

2enam.com, Mamuju : Loka Monitor Spektrum Frekuensi Radio Mamuju menyerahkan ISR maritim kepada beberapa nelayan di Mamuju.

Kepala Loka Monitor Spektrum Frekuensi Radio Mamuju, Bernarth Chosthan Lima mengatakan, kegiatan tersebut bagian dari tindak lanjut operasi penertiban spektrum frekuensi radio secara nasional pada 7 September 2021.

“Kami lokusnya berada di perairan Mamuju. Khususnya di daerah lembang dan wilayah pelabuhan Mamuju. Kita lakukan pemeriksaan terhadap kapal-kapal yang ada di perairan sini dan jumlah yang kita datangi itu ada 19,” kata Bernarth, Kamis 7 Oktober.

Ia mengaku, semua nelayan tidak memiliki izin, karena itu pihaknya arahkan mereka memproses izin. Dan izin radio stasiun maritim ini tidak berbayar. Hanya menyiapkan dokumen untuk kami lakukan proses secara online.

“Hari ini ada 23 izin yang kami serahkan. Sisanya masih ada beberapa terkendala administrasi. Kami berharap semua bisa diterbitkan,” ungkapnya.

Ia mengaku, pengurusan izin tersebut online, kami punya loket di kantor kami dan ada juga di pelabuhan Mamuju. Teman-teman nelayan cukup datang ke sana dan menyiapkan dokumen lainnya. Petugas kami yang akan upload.

“Kami berharap kedepan nelayan di Mamuju bisa terproteksi di laut saat bekerja mencari ikan. Kalau ada kendala darurat mereka bisa segera menghubungi melalui radio. Sehingga bantuan bisa segera dilangsungkan. Baik dari SAR maupun kapal yang melintas di sekitar kapal yang kecelakaan itu. Di Mamuju menjadi yang pertama di Sulbar. Bekerja sama dengan stakeholder terkait,” sebutnya.

Menurutnya, hanya kapal kategori di bawah 30 GT saja. Penggunaan frekuensi radio maritim oleh nelayan selama ini ilegal sehingga menggunakannya tidak sesuai aturan dan sering mengganggu penerbangan.

“Inilah kita lakukan agar meminimalisir gangguan. Mereka paham dan patuh terhadap aturan,” tutupnya

Salah seorang nelayan mengatakan, Busman menyebutkan, dirinya mewakili nelayan lainnya sangat berterima kasih kepada Loka Monitor yang telah membimbing nelayan.

Dirinya mengaku, telah memasukkan ISR ada sekitar 53 kapal tapi hanya terealisasi hanya 20an.

“Insya allah akan ada tambahan. apalagi loka monitor dalam membantu,” tutupnya

M4R10.

Komentar