Lantik PAW KPID Sulbar, Sejumlah Harapan dititipkan

2enam.com, Mamuju :  Fokuslah menfasilitasi perizinan dari lembaga penyiaran yang ilegal menjadi legal, agar memiliki Izin Penyelenggara Penyiaran (IPP). Dan lakukan pendampingan pada pelaku usaha penyiaran yang IPPnya bermasalah agar kembali dapat beroperasi serta berikan pembinaan agar menghasilkan konten siaran lebih baik dengan mengangkat budaya lokal di Tanah Mandar. Pesan tersebut disampaikan Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar dalam arahannya usai melantik Firdaus Abdullah sebagai Pengganti Antar Waktu (PAW) anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulbar sisa masa jabatan 2019-2022 di Gedung Merah Putih, Selasa, 21 Desember 2021.

Lebih lanjut Ali Baal Masdar mengatakan, Kehadiran anggota baru KPID Sulbar ini diharapkan dapat menjadi energi baru dalam menjalankan tugas dan kewenangan. “Terlebih saat ini tengah gencar dilakukan sosialisasi, menyadarkan masyarakat menjaga protokol kesehatan dan ikut menyukseskan gerakan vaksinasi,” kata Ali Baal

Mantan Bupati Polewali Mandar ini menyebutkan dengan perkembangan teknologi informasi penyiaran, tugas dan tanggung jawab KPID semakin bertambah berat baik dari sisi pengawasan isi siaran maupun pelaksanaan digitalisasi siaran dari analog ke siaran Digital.

“KPID Sulbar terus melakukan langkah inovatif dari apa yang sudah dicapai saat ini, jadilah garda terdepan dalam memantau, mengawasi serta memonitor informasi yang disiarkan lembaga penyiaran,”harap Ali Baal Masdar

Dalam pelantikan tersebut, hadir plt. Kadis Kominfo Pers, Mustari Mula, Ketua dan anggota KPID Sulbar, Ahmad Syafri Rasyid, Budiman Imran, Busran Riandhy, Sri Ayuningsih dan Urwa serta H. Khalid Rasyid dari Kanwil Kemenag Sulawesi Barat.

Usai pelantikan, Gubernur Ali Baal mengucapkan selamat kepada Firdaus Abdullah dan berharap bisa beradaptasi dengan Komisioner KPID dalam menjalankan tugas sebaik-baiknya dan penuh rasa bertanggung jawab.

( Humas KPID Sulbar)

Komentar