oleh

Kurangi Dampak Keterpaparan Covid-19 Dengan Mengikuti Program Vaksin

2enam.com, Mamuju : Program vaksinasi massal Covid-19 yang digelar Polda Sulbar dalam rangka HUT Bhayangkara ke 75 tahun, cukup memuaskan. Tercatat, ada 12.763 orang divaksin dalam satu hari.

Mereka terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN), lansia, pra-lansia serta petugas pelayan publik. Jumlah tersebut jauh lebih tinggi dari yang ditargetkan sebelumnya. Polda Sulbar pun menaruh apresiasi atas antusiasme seluruh pihak dalam menyukseskan vaksinasi sebagai upaya bersama mengakhiri pandemi Covid-19.

Vaksinasi massal yang digelar pada Sabtu 26 Juni, kemarin, bekerja sama dengan jajaran TNI, Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat dan beberapa pihak lainnya. Kegiatan tersebut juga digelar serentak di semua kabupaten di Sulbar. Vaksinasi ini melibatkan para vaksinator dari tim medis RS Bhayangkara dan tenaga kesehatan Dinkes.

Program vaksinasi massal itu dilakukan sesuai instruksi Presiden Joko Widodo dan Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo. Dalam instruksinya, Kapolri menginstruksikan kepada seluruh jajarannya di polda, polres dan polsek untuk membuka gerai vaksin presisi guna memfasilitasi masyarakat yang belum disuntik vaksin Covid-19.

Kapolri juga mengungkapkan, gerai Presisi tersebut tidak dipungut biaya atau gratis bagi masyarakat yang ingin mendapatkan suntikan vaksin Covid-19. Menurutnya, gerai Presisi didirikan sebagai upaya mempertahankan kemampuan vaksinasi satu hari sejuta demi terwujudnya Herd Immunity atau kekebalan kelompok terhadap virus SARS-CoV-2 tersebut.

Ia mengungkapkan gerai vaksin Presisi juga berlaku untuk seluruh elemen masyarakat tanpa syarat domisili. Dengan kata lain, warga yang beralamat dimanapun di KTP dipersilakan datang ke kantor polisi terdekat.

“Masyarakat silakan datang yang belum vaksin cukup bawa KTP saja. KTP se-Indonesia,” kata Kapolri.

Kabid Dokkes Polda Sulbar, Kombes Pol Asmarahadi mengatakan, vaksinasi massal ini berlangsung serentak di 34 Polda di Indonesia. Targetnya satu juta dosis. “Dengan diselenggarakannya vaksinasi dengan target satu juta tersebut diharapkan terciptanya kekebalan kelompok atau Herd Immunity terhadap virus korona,” kata Kombes Pol Asmarahadi.

Setelah divaksin, lanjutnya, warga tetap diimbau tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) di setiap aktivitas sehari-hari.

Kapolresta Mamuju, Kombes Pol Iskandar menyebutkan, vaksinasi massal yang dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap pemerintah menyukseskan program vaksinasi nasional serta mengurangi penularan Covid-19 agar tetap produktif melaksanakan aktivitas sehari-hari.

“Polresta mamuju juga terus melakukan sosialisasi secara masif kepada masyarakat luas, baik melalui Polsek dan para Bhabinkamtibmas, terkait program vaksinasi Covid-19,” jelasnya.

Olehnya, Kombes Pol Iskandar mengajak seluruh warga Mamuju mengikuti vaksinasi agar terhindar dari penularan Covid-19.

“Ajak keluarga dan semua kalangan melakukan vaksin. Pendaftaran bisa dilakukan di Polresta atau Polsek terdekat. Jangan takut divaksin karena sudah halal dan aman. Sudah diuji berdasarkan hasil riset kesehatan,” terangnya.

Vaksinasi massal tersebut dalam rangka menyambut hari Bhayangkara ke 75. Selain vaksinasi, Polda Sulbar juga menggelar Bakti Sosial (Baksos) Serta kegiatan kemanusiaan lainnya, seperti kegiatan donor darah, operasi bibir sumbing, pengobatan massal dan pelayanan penerbitan SIM bagi warga yang berulang tahun pada 1 Juli 2021.

Hingga saat ini, proses vaksinasi Covid-19 di Sulbar secara massal juga masih terus berlangsung. Seiring dengan itu jajaran Dinas Kesehatan di Sulbar juga terus menerapkan testing, tracing dan treatment 3T, serta vaksinasi pada sejumlah kelompok prioritas.

Kendati demikian, masih dibutuhkan peran serta masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan demi mengerem penyebaran korona. Sebab, vaksinasi hanya mengurangi dampak keterpaparan. Masih terdapat kemungkinan warga yang telah menjalani program vaksinasi tertular bahkan menularkan virus Covid-19 jika longgar terhadap protokol kesehatan dalam keseharian.

M4R10

Komentar