oleh

Kunker Menaker RI ke Sulbar Diundur

2enam.com, Mamuju : Rencana kunjungan kerja Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Menaker RI) Ida Fauziyah ke Sulbar, diundur ke 22 atau 23 Juli 2021. Hal itu disebabkan dengan kondisi pandemi Covid-19 saat ini.

Sebelumnya, diinformasikan bahwa Menaker Ida Fauziyah akan berada di provinsi ke-33 ini untuk meresmikan Kantor Balai Latihan Kerja ( BLK) Sulbar di Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju pada 13 Juli mendatang.

“Kunjungan Menaker Ida Fauziyah ke Sulbar sebelumnya direncanakan 13 Juli, namun dikarenakan pandemi Covid -19 maka agenda kita tersebut harus diundur ke 22 atau 23 Juli mendatang,”kata Muh. Natsir, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Sulbar, pada rapat persiapan kunjungan Kerja Menaker RI ke Sulbar, yang berlangsung di Aula Kantor Bappeda Polman, Selasa (6/7/2021) kemarin.

Natsir mengungkapkan, kunjungan kerja Menaker RI ke Sulbar akan disertai kedatangan Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Ramdani, dalam rangka penyerahan bantuan peralatan kependudukan Imigrasi Kepada Pemprov Sulbar yang nantinya akan diserahkan kepada Pemkab Polman.

Tenaga Ahli Gubernur Sulbar, Bidang Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Firdaus Atuwuwur menyampaikan, berdasarkan informasi yang Ia terima dari pusat bahwa dengan kondisi Ibu Kota Negara saat ini, kemungkinan kunjungan kerja tersebut akan ditunda beberapa hari kedepan dari rencana sebelumnya.

“Rencananya, Ibu menteri mendarat di Toraja 12 Juli dan pada 13 Juli pagi melanjutkan perjalanan menuju ke Kabupaten Polman. Namun, tadi malam saya baru mendapat telepon dari atas, dari Direktur PPKM, menyampaikan bahwa dengan kondisi Jakarta saat ini, maka kemungkinan besar itu akan ditunda setelah 20 Juli. Tidak jauh dari tanggal itu, sekitar 22 atau 23 Juli 2021,” ujar Firdaus

Menanggapi rencana kunjungan kerja tersebut, Firdaus mengatakan, agenda itu perlu diapresiasi mengingat ada dua tamu penting dari pusat yang membawa angin segar bagi Sulbar yaitu Menaker RI dan Kepala BP2MI. Ia menambahkan, berdasarkan kesepakatan Gubernur Sulbar dengan Kepala BP2MI, saat kunjungan kerja akan diserahkan fasilitas pelayanan Keimigrasian berbasis IT (LTSA – PMI) oleh Menaker RI dan Kepala BP2MI.

“Selain itu, juga akan menyerahkan alat SIBA, yaitu peralatan dari pemerintah pusat melalui BP2MI kepada Gubernur Sulbar, yang selanjutnya Pemprov Sulbar menyerahkan kepada Pemkab Polman,” kuncinya.

Diskominfosandi Sulbar

Komentar