oleh

KPU Polman : Media Diharap Tangkal Informasi “Hoax” Pemilu

2enam.com, Polman : Komisi Pemilihan Umum KPU Polewali Mandar (Polman) melaksanakan sosialisasi Pendidikan Pemilih Masyarakat Umum “Basis Warga Net” di Cafe Batistuta Kelurahan Manding Polewali, Sabtu (02/03/19).

Acara tersebut dihadiri oleh seluruh komisioner KPU Polman. Ketua KPU Kabupaten Polman, Rudianto mengatakan, KPU Polman berkomitmen untuk menyelenggarakan seluruh tahapan Pemilu secara berintegritas, Independen, dengan mengedepankan keterbukaan informasi publik sehingga partisipasi pemilih pada Pemilu ini demokratis.

“KPU berharap, media ikut serta berpartisipasi aktif dalam mensukseskan Pemilu Legislatif dan Pilpres 2019, yang akan terlaksana serentak pada April mendatang. Karena, selain penyelengara Pemilu, Bawaslu, aparat keamanan, control informasi pencerahan media online,cetak dan elektronik dan media dalam jaringan (daring) menjadi pihak, berperan penting menangkal berita xoax seputar pemilu,” ujarnya Rudianto.

Karena menurut Rudianto, media sangat dibutuhkan dalam aktifitas penyebaluasan informasi kepada publik terkait pelaksanaan seluruh tahapan Pemilu tahun ini.

“Pengaruh postif media penyebar informasi seluruh giat kepemiluan dalam bentuk sosialisasi ke masyarakat di gambarkan tampil terdepan, di garis orbit yang sejalan, dengan pihak keamanan dan Bawaslu, maupun Pemerintah,” jelas Rudianto.

Rudianto menambahkan, informasi hoax sempat melanda KPU beberapa waktu lalu, yakni serangan berita xoax tentang surat suara  pemilu sebanyak 70 juta yang telah di coblos pada 7 Kontainer, kemudian hoax data mengenai 14 juta pemilih orang gila dan data pemilih 25 juta.

Sementara itu, Andi Rannu anggota KPU Polman Devisi Hukum dan Pengawasan berharap, dalam rangka pesta demokrasi ini, agar media tetap berimbang dalam memberitakan.

“Penyiaran berita tetap memegang teguh, prinsip keberimbangan (Balance) dan percermatan, sehingga tidak merugikan salah satu pihak,” harap Andi Rannu.

Ditempat yang sama, Nurhannah Waris anggota KPU Polman Dinisi teknis menuturkan, pihaknya selalu membangun sinergitas berbagai pihak, mulai relawan demokrasi tingkat desa dan pengawasan Pemilu.

“Program jangka pendek KPU akan melaksanakan rektrutmen KPPS, bimbingan teknis mulai dari PPK,PPS Dan KPPS serta bekerjasama Bawaslu kegiatan simulasi perhitungan suara PTPS,” tutup Nurjannah.(rls/74b*)

Komentar