oleh

KPU Mamuju Gelar Sosialisasi Pencalonan Bupati dan Wakil Bupati Pilkada 2020

2enam.com, Mamuju : Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mamuju melaksanakan sosialisasi pencalonan dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Mamuju tahun 2020.

Hal tersebut dilakukan karena mengingat pentingnya untuk memiliki kesepahaman terkait teknis pelaksanaan tahap pencalonan bakal pasangan calon Kepala Daerah Pilkada Mamuju tahun 2020. Untuk mewujudkan tahap pencalonan berjalan lancar.

Dalam kegiatan tersebut di hadiri Perwakilan dari Polresta Mamuju, Kodim 1418 Mamuju, Kesbangpol Mamuju, serta perwakilan dari partai politik.

Ketua KPU Provinsi Sulbar Rustang yang hadir dalam sosialisasi tersebut mengatakan,partai politik sebagai pihak yang akan mencalonkan bakal pasangan calon kepala daerah, mesti memaksimalkan waktu dengan terus berkonsultasi dengan KPU, Memperjelas tentang syarat calon, dan syarat pencalonan.

“Maksimalkan konsultasi dengan KPU, Usahakan berkonsultasi secepat mungkin, jangan berkonsultasi di hari terakhir masa pendaftaran. Sebab yang mesti diingat adalah syarat calon dan syarat pencalonan itu wajib dilengkapi,” kata Rustang,Kamis(3/9/2020).

Ia juga berharap legalitas syarat calon serta syarat pencalonan pun jadi hal yang wajib untuk diperhatikan. Konsultasi dengan KPU jadi hal yang penting demi kelancaran proses pendaftaran bakal pasangan calon yang secara resmi akan dibuka selama tiga hari; 4-6 September 2020.

“Kegiatan ini penting untuk kita lakukan untuk menghindari kemungkinan syarat pencalonan atau dokumen syarat calon pada saat mendaftar itu TMS (Tidak Memenuhi Syarat),” sumbang Ahmad Amran Nur.

Selain itu pola pengamanan selama masa pendaftaran bakal pasangan calon juga dipaparkan oleh Kabag Ops Polresta Mamuju, Kompol Muh Imbar. Termasuk batasan jumlah orang yang dibolehkan masuk ke areal sekretariat KPU Mamuju yakni sebanyak 50 orang saja.

“Hanya ada beberapa orang yang dapat masuk yang di lengkapi tanda pengenal dari pihak KPU selain dari itu kami akan tahan untuk masuk di sekitar KPU Mamuju,”ujarnya.

Dalam proses ini Protokol kesehatan pencegahan penularan virus corona akan terus menjadi hal yang wajib dipatuhi selama tahapan. Terlebih karena penerapan protokol kesehatan pun jadi salah satu bagian tak terpisahkan dari item yang akan diawasi.

(MRz)

Komentar