oleh

Kepala SKIPM : Pengiriman Produk Perikanan Baik Menggunakan Kargo

2enam.com, Mamuju : Saat ini komunitas pelaku usaha perikanan sudah dapat mengirimkan komoditi hasil perikananannya menggunakan kargo pesawat terbang.

Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Stasiun Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (SKIPM) Kelas II Mamuju, Abdur Rohman saat ditemui, Kamis (19/04/18).

“Kemarin pihak bandara sudah menginformasikan kenaikan kelas bandara, dari kelas III ke Kelas II, intinya mereka sudah bisa terima kargo, jadi produk-produk perikanan sudah bisa dikirimkan via kargo untuk menghemat waktu,” katanya.

“Kenapa kita tekankan produk perikanan ini dikirimkan via kargo, karena produk perikanan ini kan gampang busuk, sehingga butuh penanganan khusus untuk sampai ditempat tujuan,” katanya lebih lanjut.

Karena menurutnya, kalau pengiriman melalui darat grade dari produk perikanan bisa turun atau kualitas dari produk yang dikirimkan akan berkurang. Dan juga biasanya para pelaku usaha ingin mengirimkan banyak produk jadi es batu yang digunakan untuk pengiriman agak dikurangi.

Lanjut Rohman mencontohkan, seperti produk Ikan Tuna Loin yang bisa turun gradenya dari A ke B karena menurunnya kualitas produk selama pengiriman, dan itu akan berpengaruh terhadap harga dari Tuna Loin tersebut, yang biasanya Rp. 65.000/Kg bisa menjadi Rp. 35.000/Kg jika kualitasnya turun dari grade A ke B. Bahkan bisa lebih parah sampai produk bisa di reject oleh unit pengelola tujuan.

Dengan menurunnya kualitas produk yang dikirimkan menurut Rohman, tentunya akan memberikan kerugian bagi para pelaku usaha perikanan.

“Itu akan menjadi kerugian bagi pengirim Ikan. Contohnya ia mengirim 100 Kg dengan kualitas grade A dan ketika sampai menjadi grade B, coba kalikan 100 x 30.000, kan bisa rugi Rp. 3.000.000 mereka,” jelasnya.

Jadi dirinya menghimbau kepada pelaku usaha perikanan agar sebisa mungkin mengirimkan produk via kargo untuk menghemat waktu dan kualitas dari produk yang dikirimkan tidak menurun.

“Jadi sebaiknya pelaku usaha mengirimkan produknya menggunakan kargo, untuk menjaga kualitas produk dengan memperpendek waktu pengiriman, walau memakan sedikit biaya tambahan,” tutupnya. (74b*)

Komentar