oleh

Kejati Sulbar Tangani Beberapa Perkara Pidana Khusus

2enam.com, Mamuju :  Sejauh ini perkembangan penanganan perkara tindak pidana yang ditangani Kejati Sulbar masih terus berproses. Ada yang masih tahap penyelidikan dan ada yang sudah penyidikan bahkan sudah sampai pada tahap persidangan.

Kasi Penkum Kejati Sulbar, Amiruddin mengatakan, beberapa kasus diantaranya penyidikan Dugaan Tindak Pidana Korupsi pada Pembangunan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Sulbar, sementara proses penyelesaian penyidikan umum yaitu penghitungan kerugian negara, selanjutnya akan menetapkan tersangka.

Selain itu, penyidikan Dugaan Tindak Pidana Korupsi pada Pengalihan Hak Kawasan Hutan Lindung di Desa Tadui, Mamuju, sementara proses penyidikan.

Lebih lanjut, kata Amiruddin, Penyidikan Dugaan Tindak Pidana Korupsi pada pelaksanaan pekerjaan Tutupan Lahan Mangrove Tahun anggaran 2016 di Pasangkayu pada Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Barat, Berkas perkara telah diserahkan kepada JPU untuk diteliti.

“Yang sudah masuk di persidangan Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pemotongan 3 persen pada pelaksanaan DAK Fisik Bidang Pendidikan SMA pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat Tahun Anggaran 2020, sementara proses persidangan di Pengadilan tindak pidana korupsi di pengadilan negeri Mamuju, memasuki pemeriksaan saksi saksi,” ujarnya

Selain itu, ada juga Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pengadaan Bibit Kopi SE pada Dinas Pertanian, Perkebunan dan Holtikultura, Mamasa tahun 2015 dan tahap Penuntutan Dugaan Tindak Pidana Korupsi Penjualan Beras seara Kontinyusi pada BULOG Sub Divre Mamuju TA. 2019, sementara proses persidangan pada Pengadilan TPK pada PN Mamuju, memasuki pemeriksaan Ahli

“Ini juga sementara proses persidangan pada Pengadilan TPK pada PN Mamuju, memasuki pemeriksaan Ahli,” jelasnya.

“Total kerugian negara yang berhasil diselamatkan yakni Rp 5,2 miliar,” tandansya.

M4R10

Komentar