oleh

kehidupan Murni ibu dari Sinar di Riso Memprihatinkan.

2enam.com, Polewali Mandar., Masih ingatkah kita tentang seorang bocah perempuan asal desa riso kabupaten polewali mandar yang menggemparkan media nasional beberapa tahun silam, karena seorang diri merawat ibunya yang menderita kelumpuhan di kedua kakinya dan adiknya yang masih kecil. Dia adalah sinar yang juga sempat menjadi anak asuh vokalis band papan atas charly van houten yang kala itu masih vokalis group band ST 12.

Kondisi terkini, kehidupan ibu kandung Sinar yang bernama murni, kian memprihatinkan. Penyakit stroke yang menggerogoti tubuhnya terus bertambah parah hingga membuat salah satu tangannya sulit untuk digerakkan. Untuk pindah dari tempat saja murni harus dipapah oleh anaknya. Hidup serba terbatas membuatnya berjuang keras melawan hidup. Untuk makan sehari-hari murni hanya mengandalkan belas kasih warga setempat dan pembagian beras prasejahtera dari pemerintah yang dibagikan gratis oleh pemerintah desa setempat.

kehidupan Murni ibu dari Sinar di Riso Memprihatinkan.

Menurut Dwi haryono, saat mengunjungi kediaman murni, kondisinya saat ini sangat mengiris hati. Pemerintah terkesan mengabaikan warga miskinnya.

“ meskinya pemerintah kabupaten polman lebih memberikan perhatian khusus kepada warga miskinnya. Dengan memberikan bantuan bedah rumah, atau bantuan sosial lainnya agar penderitaannya dapat sedikit berkurang”.terang Dwi.

Sementara itu, rumah Murni untuk bertahan hidup bersama kedua anaknya kondisinya juga sangat memprihatinkan. Kondisi rumah murni telah mulai lapuk di makan usia dan suatu saat bisa saja roboh .

Murni layaknya dibantu bedah rumah karena rumah yang ditempatinya sudah mau roboh, selain itu, pendampingan kesehatan dan sosial juga sangat diperlukan ibu dua anak ini.” Tambah Dwi”

Sementara itu, pemerintah daerah terkesan kurang memperhatikan kehidupan warga miskin di polman.

Potret kehidupan Murni, merupakan salah satu kegagalan pemerintah untuk melayani masyaraktnya. Padahal dalam batang tubuh undang-undang dasar 1945, pasal 34 ayat satu dikatakan bahwa, fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh negara. (IHM*)

Komentar