oleh

KCD Keluhkan Bantuan DAU dan DAK Tidak Tepat Sasaran

-Mamuju, Sulbar-29 views

2enam.com, Mamuju : Kepala Cabang Dinas (KCD) se-Kabupaten Mamuju mengeluhkan indikator dan rujukan aplikasi Tata Kelola (Takola) dalam pengusulan bantuan sekolah ke pemerintah pusat saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi III DPRD Mamuju.

Hal tersebut dikemukakan oleh salah satu KCD bernama Yahyuddin, yang merupakan KCD Kecamatan Tommo, Selasa (17/04/18).

“Saya heran masa ada sekolah yang lebih layak menerima malah tak kebagian, seperti SD Salupea dan SD Bualombang, yang belum pernah dapat bantuan,” ujarnya.

Sebab selama ini dana bantuan pembangunan ruang kelas baru dan bantuan lain yang menggunakan DAU dan DAK tahun ini untuk tingkat SD. Tidak tepat sasaran, banyak penerima bantuan yang layak menerima malah tak kebagian bantuan. Sementara sekolah lain yang kondisinya lebih bagus malah mendapat alokasi bantuan.

Lanjut Yahyuddin, dalam pengusulan bantuan ke pemerintah pusat terdapat dua acuan, yakni aplikasi website Takola dan Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Namun untuk pengusulan penerima bantuan lebih merujuk pada aplikasi Takola.

“Namun pengelola atau user yang mengoperasikan Takola hingga kemarin belum jelas. Apa indikator atau rujukan dalam mengusulkan bantuan ke pusat,” tuturnya.

Lebih lanjut Yahyuddin menjelaskan, bahwa ia merasa hanya menjadi pelengkap dalam mengusulkan bantuan, diririnya hanya menerima laporan dan mendatangi berkas pengajuan data penerima bantuan, dan tidak dilibatkan dalam menentukan sekolah yang berhak menerima bantuan.

“Seharusnya kami dilibatkan, karena kami lebih tahu kondisi sekolah di wilayah kami. Mana yang lebih layak dan tidak. Tapi ini tidak, kami cuma tandatangani barang jadi. Ada juga yang tidak ada dalam pembahasan, tapi tiba-tiba bantuannya ada” jelasnya.

Menanggapi keluhan tersebut, Ketua Komisi III DPRD Mamuju, Muh Ikhsan Syarif mengatakan dalam waktu dekat dewan akan menggelar RDP dengan pihak sekolah SMA dan SMK yang mendapat tugas sebagai pihak yang mengoperasikan aplikasi Takola.

“Kami akan panggil juga supaya jelas persoalan ini. Tiga hari ke depan kami mulai membahas lagi dalam forum, sekaligus kami memintan pihak pengelola mejelaskan indikator penilaian dalam pengusulan bantuan,” tutupnya.(74b*)

Komentar