oleh

Kasat Res Narkoba Polres Mamuju, AKP Abdul Kadir Tuhulele memeriksa tersangka MU

-Mamuju, Sulbar-78 views

2enam.com, Mamuju, Panti rehabilitasi narkoba, ternyata tidak hanya membuat para pecandu sembuh dari ketergantungan. Namun , ada pecandu yang melarikan diri, dari balai rehabilitasi. Seperti ini yang dilakukan, tersangka MU alias Asong, yang kembali dibekuk setelah melarikan diri dari panti rehabilitasi.

Satuan Reserse Narkoba Polres Mamuju, bekerjasama dengan Polsek Karossa berhasil membekuk, DPO kasus narkoba yang melarikan diri di panti rehabilitasi Badoka. Tersangka MU, alias asong, dibekuk setelah melarikan diri selama 3 bulan.

Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Mamuju, AKB Abdul Kadir Tuhulele mengatakan, tersangka MU, 31 tahun, sempat melarikan diri ke serjumlah wilayah sebelum di tangkap di salah satu hotel di Kecamatan Karossa.

MU ditangkap bersamaa seorang warga lain, berinisial HN, 27 tahun. dalam penangkapan tersebut, polisi juga mengamankan alat isap shabu dan satu paket shabu. Polisi masih melakukan pengembangan atas kasus tersebut, karena ditengarai pelaku MU, terlibat dalam jaringan narkoba lintas kabupaten. Hal ini dibuktikan dengan pengakuan pelaku, yang memperoleh paket barang haram tersebut di Kabupaten Mamuju Utara.

“Betul MU sudah diamankan, dan sementara dalam pemeriksaan. Kita juga amankan, warga sipil berinisia HN. Jika Tersangka MU, terbukti terlibat jaringan lintas Kabupaten, maka ia terancam hukuman diatas 5 Tahun,” terang AKP Abudul Kadir.

Kasat Reserse Narkoba menjelaskan, tersangka MU sebelumnya ditangkap di Topoyo, namun karena ditengarai sebagai pecandu berat, maka direkomendasikan memperoleh pengobatan di balai rehabilitasi Badoka Sulawesi Selatan. Namun, berselama 2 pekan di panti rehabilitasi tersebut, MU melarikan diri, dan kembali ditangkap setelah berpetualang di sejumlah daerah di Sulsel dan Sulbar.(Hms Polda Sulbar *)

Komentar