oleh

Kapolres Mamuju Himbau Masyarakat Berhati Hati Terhadap Travel Umroh Bodong

2enam.com, Mamuju : Terkait banyaknya masyarakat  di wilayah mamuju dan mamuju tengah yang tidak berangkat umroh karena di tipu oleh penyelenggara umroh maka dihimbau kepada seluruh masyarakat  agar berhati hati jika ada yang menawarkan umroh. Ujar Kapolres “Metro” Mamuju AKBP M.R. Arvan (Via Whats App), Jumat, 8 Maret

Adapun ciri ciri orang pelaku penipuan yang menawarkan umroh adalah :
1.mengatasnamakan suatu travel namun kantornya tidak jelas alamatnya.
2.kalaupun punya kantor maka alamat kantornya bukan didaerah pelaku operasi…contoh pelaku beroperasi di wilayah mamuju namun kantor travelnya di polman..sehingga tidak mudah masyarakat mengkroscek benar tidaknya pelaku adalah bagian dari travel .
3.memberikan biaya umroh murah dikisaran 20 Juta ke bawah.
4.menyakinkan masyakat bahwa dengan biaya murah bisa umroh dengan membawa orang yang sudah pernah berangkat umroh dengan biaya murah…atau membuat selebaran berisi testimoni masyarakat yang sudah berangkat umroh dengan biaya murah.
5.membuat jadwal keberangkatan umroh yg cukup lama waktunya…3,6 sampai 1 tahun berikutnya…modus ini untuk mencari konsumen sebanyak banyaknya dan punya waktu untuk mengulur ulur pemberangkatan.
6.jika hari H pemberangkatan tiba namun membatalkan sepihak kemudian menyuruh menambah lagi 2-3jt supaya bisa segera berangkat..namun tak berangkat juga…modus menambah uang agar segera berangkat menjadi modus dan ciri awal yg mudah dikenali bahwa travel tersebut bermasalah dan tak benar.
7.pelaku selalu sering sekali menggunakan masyarakat  yang sudah umroh dijadikan sub agent u mengajak masyarakat umroh dengan iming iming untuk sub agent diberikan bonus atau diberangkatkan kembali umroh atau haji…biasanya memasang jumlah target konsumen yg terkumpul..istilahnya hitung point…biasanya modusnya u point sub agent 5-10 jamaah mendapat 1 point…jika mengumpulkan 10 point mendapatkan bonus dst.
8.pelaku menjemput bola kerumah masyarakat mau umroh, sehingga calon umroh hanya tahunya berhubungan dengan sub agent dan tidak pernah langsung ke travel dengan alasan memberikan kemudahan padahal modus tersebut agar agent memutus hubungan secara langsung dengan konsumen sehingga jika tidak jadi berangkat agent lepas tangan dan menyalahkan sub agent…ini paling sering modus digunakan.
9. Pelaku memberikan nomer rekening yg berbeda beda kepada setiap calon umroh jika mau menstransfer dana umroh.
10. Nomer rekening yg diberikan atas nama seseorang bukan perusahaan.
11. Terjadi perubahan maskapai penerbangan yang  digunakan berangkat…ini ciri awal yg paling mudah dikenali dan menunjukkan ketidak profesional dalam mengelola pemberangkatan umroh…
12. Jika batal berangkat karena kemauan pihak konsumen maka susah sekali mengembalikan uang yang sudah disetor bahkan berbulan bulan diberikan jangka untuk menunggu…artinya pelaku tidak punya modal besar mengelola usaha umroh, hanya mengandalkan uang calon jamaah.

13. Travel wajib punya maktab di madinah dan makkah…dan ada alamatnya jika tidak ada berarti hanya numpang dan itu sangat rawan …maktab adalah kantor perwakilan…tugasnya mengurusi jamaah selama berada di saudi termasuk amankan paspor dan urus hotel serta lain lain

Dari 13 ciri ciri diatas jika mengalami hal tersehut segera hentikan dan minta uang dikembalikan atau segera lapor polisi untuk mencegah terjadi penipuan berlanjut dan memakan korban baru lainnya. (***)

 

Komentar