oleh

Jika Tepilih Sebagai Bupati Mamuju, Tina Tidak Akan Berpartai

2enam.com, Mamuju :  Sala satu ponomena yang sering terjadi di setiap momentum pasca Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) adalah calon kepala daerah lompat partai setelah terpilih. Hal ini kadang membuat kontalasi politik daerah langsung berubah drastis. Bahkan tidak jarang Kepala Daerah terpilih langsung pecah koalisi dengan partai yang mengusungnya di Pilkada.

St. Sutinah Suhardi menegaskan jika tepilih sebagai Bupati Mamuju tidak akan berpartai sampai pada tahun 2024 atau hingga Pilkada berikutnya kembali digelar. Hal itu ia ucapkan dihadapan puluhan kader Partai Amanat Nasional saat menghadiri Rapat Koordinasi dan Konsolidasi Pemenangan Pilkada 2020 yang diselenggarakan Oleh Bappilu DPW PAN Sulawesi Barat, Senin (9/11/2020).

“Seperti yang saya bilang diawal dengan teman teman bahwa saya itu tidak akan berpartai sampai legislatif. Jadi teman teman itu tidak usah takut,” tegas Sutinah

Putri Suhardi Duka itu berjanji akan menjadi pembina seluruh partai koalisi “Mamuju Keren” yang telah mengusungnya sebagai calon Bupati Mamuju. ” Saya akan menssupport semuanya. Tidak ada yang akan kita beda-bedakan,” sambungnya

Sutinah berharap seluruh partai koalisinya agar tidak lengah dan tetap bekerja maksimal untuk bertahan dan memenangkan Pilkada Mamuju dengan sisa waktu sekira 30 hari lagi. “Kalau kita menang, tidak akan dirasakan oleh 1 partai saja,” ujarnya

Dalam pidato politiknya di Aula Sekretariat DPW PAN, Sutinah memuji kader-kader partai besutan Zulkifli Hasan (PAN) karena dianggap tetap solid dan komitmen mendukungnya.

Dia mengatakan sala satu partai yang membentuk tim relawan diluar mesin partainya adalah PAN yaitu “Londong Dehata Community” yang dikomandoi langsung pengurus DPW PAN Sulbar. “Sala satu partai yang membentuk tim relawan itu dari PAN yaitu Hasbi,” kunci Sutinah.

AN

Komentar