oleh

IRD Gelar Diskusi Publik Akhir Tahun

2enam.com, Polman : Institute of Research and Democracy (IRD) mengadakan diskusi publik akhir tahun dengan tema “Membangun Semangat Kesetiakawanan sebagai Perekat Bangsa dan Meredam Potensi Konflik SARA” yang dilaksanakan di Warung Kopi Raja, Polewali (21/12/18).

Dihubungi via Whatsapp, Direktur IRD, Munawir Arifin mengatakan bahwa kegiatan ini dalam rangka memperingati hari kesetiakawanan sosial yang jatuh pada tanggal 20 Desember kemarin.

IRD Gelar Diskusi Publik Akhir Tahun

“Ini untuk memperingati hari kesetiakawanan sosial. Hari yang jarang kita¬† ketahui dan peringati, padahal tanggal 20 Desember 194i8 itu adalah peristiwa bersejarah bersatunya seluruh lapisan masyarakat untuk mengatasi permasalahan dalam mempertahankan kedaulatan negara, sehari setelah tentara kolonial Belanda menyerbu dan menduduki ibukota negara Yogyakarta,” ujar Munawir Arifin.

Selain itu, Munawir Arifin berharap bahwa kegiatan dapat menumbuhkan sekaligus memperkokoh semangat kebersamaan dan rela berkorban tanpa pamrih dalam mengatasi masalah perbedaan pandangan terkait kehidupan sosial terutama masalah perbedaan pandangan agama dan politik yang akhir-akhir ini dapat menyebabkan disharmonisasi kehidupan sosial kita bersama.

“Selain itu, kita berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan jiwa dan semangat kebersamaan, kegotongroyongan, kekeluargaan serta kerelaan berkorban tanpa pamrih yang tumbuh di dalam masyarakat dapat diperkokoh,” tuturnya.

“Sehingga masyarakat dapat menanggulangi dan mengatasi permasalahan sosial yang akan ditimbulkan dari perbedaan cara pandang dan keberagaman kita. Apalagi jika jelang Natal dan tahun politik 2019, yang tentunya dapat saja berpotensi menimbulkan konflik SARA dan disharmonisasi sosial”, tutup magister lulusan ilmu politik Universitas Indonesia tersebut

Kegiatan ini dihadiri oleh narasumber dari Ketua Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Polewali Mandar, Busrah Baharuddin, Sekretaris Pemuda Muhammadiyah Polewali Mandar, Trisno Apri Nugroho, Wakil Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB), Muhammad Arsyad dan Wakil Kepala Kepolisian Resort Polewali Mandar, Kompol Mirhadi, serta selaku modertor acara yaitu Muhammad Assaibin, deputi bidang pendidikan dan penelitian politik IRD. (74b*)

Komentar