oleh

IPMAPUS Dorong Gerakan literisasi Pemuda

2enam.com, Mamuju : Minat baca yang ada di Indonesia berada di urutan ke 60 dunia dari 61 negara soal minat membaca. Hal itu berdasarkan studi most littered nation In the world tahun 2016. Untuk itu, Ikatan pelajar mahasiswa pitu ulunna salu ( IPMAPUS ) cabang Mamuju kerja sama dengan dinas perpustakaan dan kearsipan kabupaten Mamuju melaksanakan kegiatan literisasi pemuda dalam mendorong kemampuan pemuda untuk membaca dan menulis.

Ketua Ipmapus Cabang Mamuju, Sri Indah Sari mengatakan generasi Sulbar khususnya yang ada di Kabupaten Mamuju dapat terus mengasah kemampuan agar dapat bermanfaat bagi semua orang.

“ ini merupakan kegiatan yang pertama dilaksanakan oleh Ipmapus dalam mengembangkan kemampuan pemuda melalui gerakan literisasi yang melibatkan bagi pemuda dan pelajar, sangat penting membangun karakter pemuda dengan literisasi,” kata Sri Indah Sari, Sabtu (16/2) di Mamuju.

Direktur media surat nusantara, Ahyar mengatakan kegiatan literisasi sebagai ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan karakter minat membaca dan menulis.

“ Ipmapus bukan hanya d bisa melakukan aksi demo tapi juga dapat berpartisipasi dengan kerja sama dengan pemerintah dalam mengembangkan kemampuan pemuda pemuda melalui kegiatan literisasi,” katanya.

Ketua IJS Sulawesi Barat, Irham Azis mengatakan minat baca dan menulis sangat kurang. Padahal ini penting untuk menambah pengetahuan.

“minat baca anak kita kurang sehingga saya berharap agar perpustakaan Mamuju agar dapat meningkatkan minat baca anak anak agar bisa memberikan kontribusi untuk daerah. Untuk dimamuju ini jaran sekali yg menjadi penulis buku, ini disebabkan karena kurangnya pembaca dan penulis.

Sementara kepala bidang perpustakaan dinas perpustakaan dan kearsipan Mamuju , Fauzan mengatakan sangat penting untuk terus menambah pengetahuan melalui membaca dan menulis.

“ Dengan minat baca yang kurang, sehingga kita mudah terprovokasi dengan informasi hoax. Literasi itu menguatkan kita, bahkan literisasi itu adalah perintah bagi kita umat Islam untuk membaca. Kita lebih sibuk dengan HP kita dari pada membaca buku yang dapat mendidik,” katanya (RS/*)

Komentar