oleh

Idris DP ; Warga Harus Dididik Soal Kebencanaan

2enam,com, Mamuju :  Sekretaris Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Idris DP mengatakan, setiap bangunan rusak masih dalam proses pendataan.

Menurutnya, harapan bersama ialah dampak bencana ini pemerintah pusat membantu beban Sulbar melalui alokasi anggaran untuk pembangunan gedung pemerintahan, sekolah, fasilitas umum dan sebagainya yang rusak.

“Sementara diusulkan. Kita lakukan asesmen mengenai kantor kita ini. Termasuk gedung DPRD Sulbar karena itu juga terdampak gempa,” kata Idris.

Menurut Idris, banyak pembelajaran yang dapat dipetik dari musibah ini. Pola pikir warga Sulbar harus dirubah bahwa daerah Sulbar rawan gempa. Warga setiap saat mesti siap akan ancaman bencana itu.

“Kita harus bekerja sama dengan berbagai pihak. Kita harus bekerja sama untuk memastikan agar warga dididik soal kebencanaan,” jelasnya.

Idris mengaku, sejak 2019 telah mengusulkan ke BNPB agar Sulbar dijadikan sebagai provinsi pendidikan dan laboratoriun kebencanaan. Tujuannya, agar warga melek terhadap kemungkinan bencana.

“Segala bencana alam ada di daerah kita. Banjir ada, gempa ada, tsunami kemungkinan, longsor luar biasa,” jelasnya

Idris mengaku, jika warga tidak dididik sejak awal maka akan mengganggu mentalitas pekerjaan kita.

“Konsep itulah yang sudah saya siapkan. Suatu saat saya akan ekspose ke pemerintah pusat,” ungkapnya.

m4r10

Komentar