oleh

Hj Andi Ruskati Ali Baal Sosialisasi Tunda Hamil dan Berbagi Sembako

2enam.com, Polman : Untuk meningkatkan komitmen pemangku kepentingan atau penentu kebijakan di tingkat pusat, provinsi, dan kabupaten terhadap Program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana), dilaksanakan Sosialisasi, Advokasi, dan Komunikasi, Informasi & Edukasi (KIE) Program Bangga Kencana Bersama Mitra Kerja pada Masa Pandemi Covid-19 Tingkat Provinsi Sulawesi Barat, yang dipusatkan di Kabupaten Polewali Mandar, Senin (18/5/2020).

Sebagai Mitra Kerja Strategis BKKBN, Anggota Komisi IX DPR-RI Dapil Sulawesi Barat, Dra Hj Andi Ruskati Ali Baal menyatakan sosialisasi program Bangga Kencana BKKBN saat ini dilaksanakan melalui pembagian sembako bagi keluarga-keluarga terdampak Covid-19.

“Kita harapkan melalui kegiatan sosialisasi ini, masyarakat bisa terbantu secara ekonomi, dan tidak melupakan program keluarga berencana. Dengan bekerja, belajar, dan beribadah, serta melaksanakan kegiatan lainnya di rumah, maka semua anggota keluarga harus negatif corona,” ujar Ruskati saat sosialisasi dan berbagi sembako di Balai Penyuluhan KB Kecamatan Matakali, Polman.

“Istri-istri jangan sampai positif hamil. Tunda dulu kehamilannya dengan kontrasepsi pil atau kondom. Karena akses ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan pelayanan kontrasepsi terbatas, maka peluang kehamilan yang tidak diinginkan bagi ibu-ibu cukup besar. Dan ini yang perlu perhatian kita bersama,” lanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Perwakilan BKKBN Sulawesi Barat, Nuryamin STP MM menyatakan salah satu hasil yang diharapkan dari sosialisasi bersama mitra kerja adalah terpaparnya pengetahuan, sikap, dan perilaku masyarakat tentang program Bangga Kencana di masa Pandemi Covid-19, agar mereka menjaga diri dan keluarganya, dan diharapkan untuk dapat menunda kehamilannya selama pandemi.

“Komisi IX DPR-RI merupakan mitra kerja BKKBN. Melalui kegiatan ini, diharapkan agar masyarakat dan pemangku kepentingan baik di provinsi maupun kabupaten memberikan perhatian yang besar bagi program Bangga Kencana. Terutama di masa pandemi covid-19 ini, dimana angka putus pakai kontrasepsi dan kehamilan yang tidak diinginkan diprediksi akan meningkat,” ungkapnya.

Untuk diketahui, kegiatan bersama mitra kerja ini dirangkaikan dengan pelayanan kontrasepsi implant, suntik, pil, dan kondom, dengan tetap memperhatikan standar atau protokol pencegahan Covid-19. Sebanyak 1000 paket sembako didistribusikan ke kecamatan matakali, wonomulyo, anreapi, luyo, dan binuang.

(Rls)

Komentar