oleh

Haeruddin Anas Tanggapi Moda Transportasi Kembali Dibuka

2enam.com, Mamuju : Terkait beredarnya isu bahwa akan kembali di buka transportasi untuk umum membuat sejumlah pihak menanggapi hal tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Sulawesi Barat Haeruddin Anas mengatakan bahwa dirinya telah melakukan koordinasi dengan Dirjen perhubungan darat berita yang beredar tersebut tidak benar.

“Inikan ada kesalahpahaman Saya sudah konfirmasi kemarin dengan Dirjen perhubungan darat jadi berita itu tidak benar atau salah tulis,”katanya kepada wartawan, Kamis (7/5/2020).

Haeruddin Anas menjelaskan bahwa yang sebenarnya terjadi Pemerintah dalam hal ini kementerian perhubungan mengizinkan bagi para pejabat negara yang akan melakukan kegiatan ke daerah.

“misalnya dalam rangka penanganan pencegahan Covid-19, Serta urusan kedinasan lainnya,”jelasnya

Selain itu iya juga menambahkan bahwa penggunaan angkutan seperti pesawat komersial tetapi untuk kepentingan kedinasan yang berkaitan dengan pencegahan Covid-19,bukan untuk di buka secara umum.

“Sehingga disebutkan disitu bahwa kalau yang ingin melakukan perjalanan itu harus memenuhi , memiliki surat izin untuk melaksanakan kegiatan perjalanan,dia harus membuktikan diri menunjukkan hasil bahwa dia bebas virus Corona,”tambah Haeruddin Anas.

Yang dapat berangkat harus memenuhi persyaratan tersebut sehingga tidak serta Merta dapat di lakukan pemberangkatan dan tetap mengacu pada protokol kesehatan dan aturan yang di keluarkan oleh Tim Gugus Tugas pusat tentang pelaksanaan penyelenggaraan perjalanan bagi mereka yang melakukan kegiatan perjalanan.

Lebih rinci dirinya mengungkapkan bahwa tidak dibuka untuk semua kepentingan umum.sudah dilihat juga oleh masyarakat bahwa larangan Mudik itu tetap berlaku walaupun dalam hal itu angkutan umum ada kelonggaran dalam arti bahwa memenuhi protokol kesehatan.

“Jangan di salah artikan bahwa di buka semua,”Tuturnya.

Dapat di pastikan bahwa angkutan yang akan di buka tersebut bukan untuk umum namun jika ada yang memiliki kepentingan dinas yang harus dilakukan.

(MRz)

Komentar