Guru Harus Merata Hingga ke Pelosok

Mamuju, Sulbar22 views

2enam.com, Mamuju : Ketua Ikatan Jurnalis (IJS) Sulbar, Irham Azis menilai, pemerintah harus intensif menempatkan guru di sekolah yang masih terisolir.

Menurut Irham, pemerintah harus mencerdaskan anak bangsa, sesuai amanat UUD 1945. Intensifitas itu pun dibuktikan melalui pengalokasian APBD sekurang-kurangnya 20 persen untuk dunia pendidikan. Namun sangat sulit pendidikan bisa maksimal, jika guru saja belum merata. Akibatnya pendidikan di daerah yang masih tersandera jarak dan akses transportasi, kian tertinggal.

“Notabene sekolah yang sulit terjangkau, kekurangan guru. Bahkan ada sekolah yang gurunya hanya satu yang berstatus ASN. Itu pun hanya kepseknya,” ketus Azis, Kamis dini hari (17/8/2018).

Ditegaskan, jika mengacu pada esensi pendidikan, maka haruslah merata. Jika tidak, untuk apa pemerintah menjadikan pendidikan sebagai salah satu lokus utama dalam proses pembangunan.

“Jangan lantaran sekolahnya jauh dan aksesnya rusak, jumlah guru juga berkurang. Kalau guru hanya berkutat dalam kota, bagaimana nasib generasi yang ada di pelosok?,” ungkap lelaki berumur 39 tahun itu.

Apalagi, lanjut Irham, hingga kemarin, anak yang ada bermukim di daerah terisoliri sangat sulit menuntaskan pendidikan. Bukan tak ingin sekolah. Namun, faktor ekonomi dan doktrin lingkungan mempengaruhi animo anak. Mereka lebih memilih membantu orang tua mencari nafkah, ketimbang meninbah ilmu di bangku pendidikan.

Menurutnya, problema pendidikan itu, hanya bisa diminimalisir oleh kehadiran guru. Namun jika jumlahnya minim, tidak komunikatif dan minim kompetensi, maka kendala itu sulit diatasi.

“Makanya, ini menjadi renungan bagi kita semua. Khususnya pemerintah selaku penyelenggara negara. Sebab pendidikan ini amatlah penting bagi generasi kita,” tandas Irham. (***)

Komentar